Serius Lawan Kanker, Halodoc Perkuat Layanan Deteksi Dini Digital

oleh

Beritasidrap.com – Halodoc menegaskan perannya sebagai ekosistem layanan kesehatan digital terintegrasi dalam peringatan Hari Kanker Sedunia yang jatuh setiap 4 Februari.

Komitmen ini diarahkan untuk mendukung pencegahan, deteksi dini, hingga pendampingan pengobatan kanker secara berkelanjutan.

Kanker merupakan penyakit akibat pertumbuhan sel abnormal yang dapat menyebar ke organ lain dan sering kali tidak menunjukkan gejala jelas pada fase awal.

Sejumlah tanda yang perlu diwaspadai meliputi penurunan berat badan tanpa sebab, kelelahan berkepanjangan, benjolan tidak wajar, perdarahan abnormal, serta perubahan pola buang air besar.

Faktor pemicu kanker beragam, mulai dari pola hidup kurang sehat, paparan zat berbahaya, infeksi tertentu, hingga faktor keturunan.

Dikutip situs https://halodoc.com/ dari data Kementerian Kesehatan RI mencatat sekitar 400 ribu kasus baru kanker muncul setiap tahun di Indonesia dengan angka kematian mencapai 240 ribu kasus.

Jika langkah pencegahan dan deteksi dini tidak diperkuat, jumlah kasus kanker diperkirakan melonjak lebih dari 70 persen pada tahun 2050.

Deteksi Dini Jadi Kunci Penting

Board of Medical Excellence Halodoc, dr. Irwan Heriyanto, MARS, menekankan pentingnya langkah preventif melalui pemeriksaan kesehatan rutin.

“Deteksi dini berperan penting dalam fase pencegahan penyakit kanker. Pemeriksaan awal dapat dilakukan sedini mungkin melalui medical check-up (MCU), dan skrining kesehatan lanjutan jika diperlukan,” ujar dr. Irwan.

Pemeriksaan tersebut dapat dilakukan oleh siapa saja tanpa batasan usia, terutama bagi individu dengan faktor risiko genetik.

Untuk mendukung upaya tersebut, Halodoc menghadirkan layanan Homecare yang memungkinkan tes laboratorium, medical check-up, serta vaksinasi dilakukan langsung dari rumah.

Layanan ini mencakup vaksinasi HPV untuk pencegahan kanker serviks dan vaksin Hepatitis B guna menurunkan risiko kanker hati.

Selain pemeriksaan, pengelolaan gaya hidup sehat menjadi elemen penting dalam menekan risiko kanker.

dr. Irwan menjelaskan bahwa pengendalian berat badan berperan besar dalam menurunkan risiko kanker yang sensitif terhadap hormon.

Halodoc kemudian menghadirkan Halofit sebagai klinik digital manajemen berat badan dengan pendampingan profesional selama 30 hari.

Pendekatan ini mencakup pengaturan pola makan seimbang hingga terapi medis sesuai kebutuhan pasien.

Dalam aspek konsultasi, pengguna dapat memanfaatkan fitur Chat Dokter untuk terhubung langsung dengan dokter spesialis onkologi.

Dari sisi pengobatan, Halodoc menyediakan akses obat kanker tertentu melalui Toko Kesehatan dengan resep dokter, termasuk terapi untuk kanker payudara dan endometrium.

Bagi pasien yang telah terdiagnosis, pemantauan rutin melalui pemeriksaan laboratorium juga dapat dilakukan dari rumah sesuai rekomendasi medis.

Pendekatan terintegrasi ini menjadi upaya Halodoc dalam mendampingi masyarakat dari tahap pencegahan hingga pengelolaan penyakit kronis seperti kanker. ***