Empat Warga Meninggal Dunia dan 17 Kendaraan Tertimbun akibat Longsor di Luwu

Tanah longsor di Kabupaten Luwu

Belopa, Beritasidrap.com – Tanah longsor mengakibatkan empat warga meninggal dunia Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan pada Senin (26/2) pukul 09.10 WITA.

Sebanyak sepuluh orang lainnya dilarikan ke Puskesmas terdekat dan 15 unit motor dan 2 unit mobil.

Kejadian tanah longsor di Jalan Poros Desa Bonglo, Kecamatan Bastem Utara terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi pada segmen tebing dengan struktur tanah yang labil.

Material longsor dari sisi bukit menerjang pengendara kendaraan yang sedang melintas jalan tersebut.

Untuk sementara, mobilitas warga Kecamatan Bastem Utara terputus. Akses jalan poros Desa Bonglo tidak dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat karena timbunan material longsor.

Baca Juga:   Hari Jadi ke-72, Divisi Humas Polri Terima Dua Hadiah dari Kapolri

Hingga saat ini, tim gabungan masih berupaya melakukan pencarian korban di lokasi kejadian.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau warga untuk selalu waspada atas potensi tanah longsor susulan mengingat hujan masih sering turun di wilayah Kecamatan Bastem Utara.

Apabila terjadi hujan deras dalam periode lebih dari satu jam dan jarak pandang kurang dari 100 meter.

Maka masyarakat yang sedang berkendara diimbau untuk mencari lokasi yang aman dan menepi sejenak, serta hindari berada dekat dengan lereng tebing yang berpotensi longsor.

Jika berada di kawasan tebing yang sudah terlihat akan longsor, segera lari dan evakuasi menjauh secepatnya dari kawasan berbahaya.

Baca Juga:   Ini Dia Update Hasil Quick Count Pilpres 2024, Ada LSI dan Indikator

“Jangan menunggu atau membuang waktu evakuasi melihat fenomena longsor karena longsor terjadi sangat cepat, dan eskalasi bidang longsoran bisa sangat luas,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Ph.D dalam keterangan tertulis. ***