Ini Arti Falsafah Bugis ‘Resopa Temmangingi Namalomo Naletei Pammase Dewata’

- Editor

Minggu, 12 November 2023 - 19:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Nene Mallomo, cendekiawan dari Sidenreng Rappang, Sulsel Indonesia

Foto Nene Mallomo, cendekiawan dari Sidenreng Rappang, Sulsel Indonesia

Makassar, Beritasidrap.com – Falsafah hidup memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan pandangan hidup suatu masyarakat.

Salah satu falsafah yang menggambarkan semangat kerja keras adalah “Resopa Temmangingi Namalomo Naletei Pammase Dewata,” yang berasal dari budaya Suku Bugis.

Pepatah ini mencerminkan keyakinan bahwa dengan kerja keras tanpa henti, seseorang akan mendapatkan kemudahan atau ridho dari Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Falsafah ini mengemuka dari Nene Mallomo, seorang intelektual Bugis yang berasal dari Sidenreng Rappang, Sulawesi Selatan.

Dalam konteks budaya Bugis, kerja keras dianggap sebagai landasan utama untuk mencapai keberhasilan dalam hidup.

Baca Juga:   Bansos RST Bawa Kebahagiaan bagi Nurhaya, Warga Baranti Sidrap

Resopa Temmangingi, yang berarti bekerja keras tanpa henti, menjadi pilar yang memandu langkah mereka dalam mengarungi kehidupan.

Bagi masyarakat Bugis, kerja keras bukan hanya sekadar usaha fisik semata, tetapi juga melibatkan upaya maksimal, kesungguhan, dan dedikasi dalam setiap langkah kehidupan.

Falsafah ini menjadi pedoman moral yang mengajarkan nilai-nilai seperti kemandirian, ketekunan, dan keuletan.

Masyarakat Bugis meyakini bahwa dengan menanamkan semangat ini, seseorang dapat menghadapi segala tantangan hidup dengan tangguh dan pantang menyerah.

Pentingnya ridho Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah, dalam pepatah ini mencerminkan spiritualitas yang dalam dalam budaya Bugis.

Baca Juga:   Keterbatasan Anggaran, Warga Desa Kampale Galang Dana Perbaikan Tanggul Darurat  

Masyarakat Bugis meyakini bahwa hasil keras kerja seseorang tidak hanya ditentukan oleh kemampuan dan keahlian semata, tetapi juga oleh berkah dan ridho dari Tuhan.

Oleh karena itu, dalam meniti setiap perjalanan hidup, Bugis meyakini bahwa doa dan ketaatan kepada Tuhan merupakan elemen krusial yang harus senantiasa dijaga.

Falsafah “Resopa Temmangingi Namalomo Naletei Pammase Dewata” bukan sekadar slogan motivasi, tetapi juga representasi nilai-nilai yang diyakini masyarakat Bugis dapat membentuk karakter yang tangguh dan berkualitas.

Semangat kerja keras dan kepercayaan kepada Tuhan menjadi fondasi kuat yang mewarnai setiap aspek kehidupan, dari urusan pekerjaan hingga kehidupan spiritual.

Baca Juga:   Tiga Personel Polres Sidrap Wisuda Purnabakti di Mapolres

Sebagai warisan budaya yang berharga, pepatah ini memberikan inspirasi bagi generasi Bugis untuk terus berusaha, berserah diri kepada Tuhan, dan meraih kesuksesan dengan penuh keberkahan. ***

Berita Terkait

Penyambutan Hangat Kapolres Baru AKBP Dr. Fantry Taherong di Mapolres Sidrap
Hebat, Calon Bupati Sidrap H Mashur Mewakili Indonesia di Konvensi CITES 2024
Lepas Sambut Komandan Kodim 1420 Sidrap
Dilantik AKBP Dr Fantry Taherong Jabat Kapolres Sidrap
Pisah Sambut Pejabat Lama dan Pejabat Baru Dandim 1420 Sidrap Digelar Khidmat 
Les Bleus Prancis Tantang Spanyol di Semifinal Euro 2024
Jembatan Rusak Akibat Banjir, Satlantas Polres Sidrap Pengalihan Arus Lalin
Peringatan Hari Bhayangkara ke-78 di Sidrap Berjalan Khidmat 

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 20:22 WITA

Penyambutan Hangat Kapolres Baru AKBP Dr. Fantry Taherong di Mapolres Sidrap

Kamis, 11 Juli 2024 - 19:36 WITA

Hebat, Calon Bupati Sidrap H Mashur Mewakili Indonesia di Konvensi CITES 2024

Selasa, 9 Juli 2024 - 15:39 WITA

Lepas Sambut Komandan Kodim 1420 Sidrap

Senin, 8 Juli 2024 - 13:59 WITA

Dilantik AKBP Dr Fantry Taherong Jabat Kapolres Sidrap

Minggu, 7 Juli 2024 - 01:04 WITA

Pisah Sambut Pejabat Lama dan Pejabat Baru Dandim 1420 Sidrap Digelar Khidmat 

Berita Terbaru

Sepakbola

Juara Copa America 2024, Argentina Hattrick Trofi Beruntun

Senin, 15 Jul 2024 - 13:41 WITA

Sepakbola

Inggris Gagal Lagi, Spanyol Angkat Tropy Euro 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 07:16 WITA