Pioneer Kini Harapkan Open Mainnet Usai PiFest Pi Network

Pi Network app dengan robot. Foto Minh Pham fire @fire_pham

Makassar, Beritasidrap.com – Ajang PiFest Pi Network berakhir hari ini Senin 11 Desember 2023.

Sejumlah Pioneer berharap terdapat terobosan baru usai kegiatan yang melibatkan pengguna dari seluruh dunia itu.

Salah satu Pioneer asal Makassar, Amal Putra, berharap fase open mainnet segera diluncurkan.

Menurut Amal, PiFest merupakan pembuktian bahwa komunitas Pi Network telah solid di seluruh dunia.

Terbukti lebih 130 negara terlibat dalam ikut berpartisipasi dalam perdagangan P2P menggunakan mata uang digital Pi.

“Terus terang saya sudah menambang sejak tahun 2020. Kami berharap Core Team merilis open mainnet setelah PiFest,” harap pria yang bekerja sebagai karyawan perusahaan Pembiayaan itu.

Baca Juga:   Dr Nicolas Umumkan Komitmen Besar untuk Penyelesaian Masalah KYC di Pi Network

Sementara itu warga di sosial media Pi Network WordStar @tradecoinpi berharap ada terobosan baru.

“Penukaran Pi dengan barang masih berlangsung di banyak negara di dunia, semoga setelah acara ini Pi ada terobosannya,” pintanya.

Di hari terakhir PiFest, sejumlah Pioneer terus mempromosikan kegiatan Pay With Pi.

Terbaru PiNet @PiNet0866018587 membagikan info tentang penawaran Iphone 15 Pro-256G.

“Komunitas GCV dapat menukarkan 4 IPHONE 15PRO-256G untuk 4 tamu pertama yang me-retweet postingan tersebut seharga 0.005278Pi/pcs,” tulisnya.

Pinetwork_wed3 di akun X @ Tuan867 juga berbagi pengalaman dan pengamatan selama ajang PiFest,

“Acara PiFest belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Crypto dengan 130 negara peserta Pioneer, dan juga akan jarang terjadi di masa kini dan masa depan,” tulisnya.

Baca Juga:   SEC Tunda Keputusan ETF Ethereum hingga Mei 2024

Dengan popularitas PiFest di banyak negara, maka katanya kesuksesannya akan 100%.

“Banyak bisnis dan individu yang berpartisipasi dalam PiFest telah memposting ribuan foto pay with pi,” tulisnya. ***