Beritasidrap.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia resmi membuka lembaran baru dengan menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Tim Nasional Indonesia.
Pengumuman tersebut disampaikan PSSI melalui akun Instagram resmi @pssi pada Sabtu, 3 Januari 2026.
John Herdman ditunjuk untuk menggantikan Patrick Kluivert yang sebelumnya menukangi skuad Garuda.
Nama Herdman langsung menjadi perbincangan publik karena rekam jejaknya bersama Timnas Kanada, termasuk saat tampil di Piala Dunia Qatar 2022.
Pengamat sepak bola nasional, Bung Binder, menilai Herdman sebagai sosok pelatih dengan kemampuan membaca permainan secara detail.
Binder menyebut Herdman memiliki pemahaman taktik yang kuat dan mampu menyesuaikan strategi berdasarkan karakter lawan.
Selain aspek teknis, Herdman juga dikenal piawai membangun mental bertanding para pemain di dalam timnya.
Binder menilai pendekatan komunikasi yang dilakukan Herdman mampu meningkatkan rasa percaya diri pemain.
Dalam hal gaya bermain, Herdman disebut kerap memadukan pemain senior dan pemain muda dalam satu kesatuan tim.
Ia juga dikenal membentuk tim dengan kekuatan fisik yang baik serta intensitas permainan yang tinggi.
Binder menilai fleksibilitas menjadi salah satu ciri utama Herdman dalam meramu strategi di lapangan.
Formasi dengan tiga bek tengah kerap digunakan Herdman sesuai kebutuhan pertandingan.
Pengamat tersebut menyebut filosofi bermain menyerang menjadi identitas yang melekat pada Herdman saat melatih Kanada.
Dengan karakter tersebut, tuntutan besar kini berada di pundak pelatih asal Inggris itu bersama Timnas Indonesia.
Binder menyoroti ajang Piala AFF 2026 sebagai tantangan awal yang akan menguji kapasitas Herdman.
Meski peluang juara terbuka, Binder menilai keberhasilan pelatih tidak semata diukur dari raihan trofi.
Ia membandingkan situasi ini dengan era kepelatihan Shin Tae-yong yang dinilai membawa perubahan signifikan melalui proses jangka panjang.
Binder menilai STY berhasil membangun fondasi kuat dengan memberi ruang besar bagi pemain muda.
Sejumlah capaian penting Timnas Indonesia lahir dari proses tersebut, baik di level senior maupun kelompok usia.
Binder menegaskan bahwa pencapaian tim di turnamen Asia menunjukkan kemajuan nyata sepak bola nasional.
Menurutnya, keberhasilan pelatih tercermin dari peningkatan kualitas dan daya saing tim secara berkelanjutan.
