Selain Sirkuit Puncak Mario, Kulo Sidrap Punya Potensi Wisata Budaya, Gua dan Air Terjun

oleh

KULO – Jalan-jalan ke Kabupaten Sidenremg Rappang, tak lengkap rasanya jika melupakan Kecamatan Kulo. Di daerah ini ternyata menyimpan ragam objek wisata alam, budaya maupun holtikultura.

Di era jaman now, paling menarik perhatian adalah Sirkuit Puncak Mario, di Desa Rijang Panua. Sirkuit berstandar internasiinal ini menjadi salah satu ikon Kabupaten Sidrap untuk memanjakan pecinta olahraga balap motor.

Beberapa ajang nasional kerap diadakan di sirkuit ini. Bahkan sudah menghasilkan pebalap muda nasional dari tim-tim Sidrap. Selain sirkuit, Kulo masih memiliki objek wisata Gua Kelelawar. Gua Kelelawar ini terletak di Desa Maddenra Kecamatan Kulo. Dahulu, gua yang berdiameter 2,7 meter itu dijadikan tempat berlindung dan bersembunyi para pejuang melawan Belanda maupun Jepang.

Jalan masuk gua ini mengarah ke bawah turun yang bertangga. Melalui mulut gua sangat sempit, namun setelah masuk kedalam ternyata luas dengan banyak ruang yang bersekat. Gua Kelelawar ini berpotensi dikembamgkan sebagai wisata andalan Cagar Budaya Sidrap.


Menurut Kepala Kecamatan Kulo, Faradilla Bakri, pihaknya sedang giat mempromosikan wisata Kulo. Di daerah ini kata Dia memiliki banyak potensi dan destinasi wisata. “Selain sirkut dan gua masih ada air terjun Cabbengnge, sumber air belerang, bendungan Cenreanging, Markas Pejuang 45 Cenreanging dan Teppo Tellang,”ungkapnya kepada Beritasidrap.com, Rabu 21 Februari 2018.

Bukan hanya itu, tambah dia lagi, di Desa Bina Baru terdapat wisata holtikuktura. Sebut saja seperti budidaya enau yang memiliki banyak manfaat. Enau ini merupakan bahan dasar untuk membuat gula merah. Juga menghasilkan minuman tuak manis, kolang kalung maupun sapu lidi.


Untuk info banyak tentang Kulo, pihak kecamatan pun mengajak warga untuk mendatangi stand di area Panker Ganggawa. “Kami ajak warga bisa langsung ke stand pameran Kecamatan Kulo. Ada pohon enaunya di depan stand,” tutupnya.