Gubernur Anies Baswedan: Kita Ingin Jakarta jadi Inspirasi Kota-kota di Dunia

oleh

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memaparkan perkembangan Kota Jakarta pada forum dunia di Kota Medellin, Kolombia. Anies pun bangga atas antusias warga yang mengendarai angkutan publik.

“Alhamdulillah, kita bisa melaporkan pada para pemimpin kota dunia, bahwa warga Jakarta semakin banyak yang mengendarai angkutan publik,” ujar Anies. Menurutnya jumlah penumpang TransJakarta meningkat hampir dua kali lipat dalam waktu kurang dari tiga tahun terakhir.

TomTom Traffic Index 2018 menunjukkan bahwa tingkat kemacetan Jakarta turun terbesar dibanding 400 kota lain di dunia yang sebagian besar justru naik. Penghargaan tingkat global Sustainable Transport Award 2020 Honorable Mention dianugerahkan pada kota Jakarta atas perubahan integrasi transportasi. Termasuk pengutamaan akses pejalan kaki menuju halte dan stasiun, inisiatif bus listrik, serta perluasan cakupan transportasi publik yang terjadi dalam setahun terakhir.

“Tantangan ke depan tentu masih banyak, dan kita akan terus berlari ke depan. Kami sampaikan pada para wakil kota-kota dunia yang hadir, warga Jakarta optimis dan ikut aktif terlibat membangun Wajah Baru Jakarta,” kata Anies.

Perubahan kota hanya akan terjadi dan bertahan dengan inisiatif, dukungan dan gerakan warganya. Jakarta kata Anies siap belajar dari pengalaman kota-kota lain. Namun Jakarta juga siap berbagi praktik baik yang telah dilakukan bersama. “Karena kita ingin Jakarta juga menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di dunia,” harapnya.

Menurut Anies Kota merupakan manusianya, bukan sekadar gedung-gedungnya. Hal itu menjadi semangat yang disampaikan oleh semua pembicara dalam forum pendahulu yang diadakan oleh C40 Cities Climate Leadership sebelum World Cities Summit resmi dimulai. Forum ini dimoderatori oleh Manuel Olivera, Regional Director for Latin America, C40. Dalam forum ini Walikota Medellin, Federico Gutierrez Zuluaga, dan anggota dewan kota Lima – Peru, Andrea Paola Cuba Plaza, berbagi tentang tantangan kota dan praktik baik yang dilakukan pemerintah kotanya dalam mendorong gerakan mobilitas kota rendah emisi karbon.