Air Banjir Naik Terus, Warga di Teteaji dan Wette’e Waspada

oleh

PANGKAJENE – Banjir besar yang melanda Kabupaten Sidrap, Sulsel, mejajal beberapa wilayah. Banjir dari hulu pun tiba di hilir, yakni di Danau Sidenreng.

Akibatnya, air danau meluap ke pemukiman warga sekitar danau. Banjir terparah di Desa Teteaji Kecamatan Tellu Limpoe dan Desa Wette’e Kecamatan Panca Lautang.

Menurut warga setempat, sejak musim hujan awal Juni 2019, air sudah meluap. Memang daerah tersebut rawan dan langganan banjir.

Hal sama dikatakan Kepala Kelurahan Wette’e, Ridwan. Dia menyebut ketinggian air banjir naik. Pihaknya meminta warga terus waspada dan melakukan antisipasi dini.

“Air naik terus, kita himbau warga waspada. Kita juga sudah minta bantuan tim dan relawan,” katanya.

Informasi terakhir ketinggian air di Wette’e sudah melebihi 1 meter. Rumah yamg terendam mencapai 55 rumah.

“Di Teteaji sudah 60 rumah terendam. Kita terus mengimbau waspada banjir,” tambah Kepala Desa Teteaji, Andi Muh Gusli. Sebelumnya banjir besar merendam Kecamatan Duapitue, Pitu Riase dan Pitu Riawa. Bahkan jalan poros trans di Tanrutedong dan Lancirang sempat lumpuh Sabtu, 8 Juni 2019.