Keluarga Pasrah, Pencarian Anak Tenggelam di Amparita Dihentikan

oleh

AMPARITA – Tim SAR Gabungan menghentikan sementara pencarian korban anak tenggelam di Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Sulsel. Fadli (9) diduga tenggelam di Sungai Amparita, saat bermain bersama temannya di dekat jembatan, Senin 3 Juni 2019.

BACA JUGA:  BPBD Sidrap: 4.508 Ha Sawah Terendam Banjir

Menurut Koordinator Lapangan Tim SAR Gabungan, Mukti Ali penghentian ini bersifat sementara. “Sesuai permintaan keluarga korban, kita sementara hentikan,” ujarnya.

Namun keluarga korban tetap berharap tim SAR dapat kembali membantu pencarian saat dibutuhkan. “Kita iklas dan pasrah. Namun tetap berharap ada mukjizat Fadli ditemukan selamat,” ungkap keluarga korban yamg enggan disebut namanya.

BACA JUGA:  Viral Pernikahan Dini di Sidrap, Perjodohan Tapi Suka Sama Suka

Pada hari keempat sejak dinyatakan hilang, Jumat 7 Juni 2019, tim SAR gabungan tetap berada di lokasi melakukan pemantauan. Adapun unsur yang terlibat yaitu Basarnas 6 orang, SAR UNM 1 Orang, SAR UNHAS 2 orang, BPDB 6 orang, MRI ACT Sidrap 4 orang, SAR Pinrang 2 orang, TAGANA 1 orang dan PMI 5 Orang.

BACA JUGA:  MUI Sidrap Dikukuhkan, Ini Pesan Wabup Sidrap Mahmud Yusuf

“Masih pemantauan dari Basarnas. Karena permintaan keluarga korban untuk Basarnas tidak melakukan pencarian,” ujar anggota Tim SAR UNM lewat akun resmi via WA.