Ini Ciri-ciri Rafflesia Arnoldii, Baunya Busuk Tapi Bukan Bunga Bangkai

oleh

MAKASSAR – Jika anda membuka laman utama situs Google hari ini 8 Januari 2018, maka menemukan doodle bertema Rafflesia Arnoldii. Ya, bunga raksasa yang hanya bisa ditemukan di Asia Tenggara, bahkan pertama kali ditemukan di Pulau Sumatera.

Bunga Rafflesia Arnoldii memang kerap disalah artikan sebagai bunga bangkai. Maklum baunya yang menyegat seperti bangkai. Namun, Rafflesia Arnoldii bukanlah bunga bangkai karena yang disebut bunga bangkai adalah bunga suweg raksasa Titan Arum atau Amorphpophallus titanium. Nah, bunga ini juga besar namun fisiknya lebih tinggi.

Berbeda dengan Rafflesia Arnoldii yang melebar. Bahkan saat bunga Rafflesia Arnoldii mekar bisa mencapai diameter 1 meter. Katanya, bunga terkecil dari Rafflesia Arnoldii berdiameter 20 cm, masih besar bukan?.

Bunga rafflesia tidak memiliki akar, tangkai, ataupun daun. Ciri utama jika dilihat memiliki 5 mahkota bunga. Di dasar bunga yang berbentuk gentong terlihat benang sari atau putik, tergantung jenis kelamin bunga. Karena tempat putik dan benang sari yang tidak satu rumah membuat prosentase pembuahan yang dibantu oleh serangga lalat sangat kecil, karena belum tentu dua bunga berbeda kelamin tumbuh dalam waktu bersamaan di tempat yang berdekatan.

Adapun masa pertumbuhan bunga ini memakan waktu sampai 9 bulan. Tetapi masa mekarnya hanya 5-7 hari. Setelah itu rafflesia akan layu dan mati.

Rafflesia banyak ditemukan di Indonesia seperti Rafflesia arnoldii, endemik di Sumatra Barat, Bengkulu, dan Aceh. Kemudian Rafflesia borneensis berada di Kalimantan, Rafflesia cilliata di Kalimantan Timur, Rafflesia horsfilldii ditemukan di Jawa. Rafflesia patma di Nusa Kambangan dan Pangandaran. Rafflesia rochussenii di Jawa Barat dan Rafflesia contleyi di Sumatra bagian timur.