Dollah Mando Sayangkan Berita Hoax BPJS Sidrap

oleh

PANGKAJENE – Bupati Sidrap Dollah Mando angkat bicara soal berita yang memojokkan dirinya terkait BPJS. Pada berita yang beredar, mantan wakil bupati itu ditulis dengan judul bahwa BPJS gratis dihapus oleh pemerintahan Doamu.

Padahal faktanya, BPJS masih bisa dinikmati warga kurang mampu yang sangat membutuhkan. Menurut Dollah Mando, BPJS gratis merupakan program pusat.

“Program JKN-KIS/BPJS gratis ini adalah program pusat. Pemda tidak berwenang, apalagi mencabut kepesertaan warga miskin yang iurannya sudah ditanggung pemerintah,” katanya, Sabtu (5/1/2019).

Pemda telah menanggung biaya BPJS sebanyak 73.132 orang, dengan menggunakan APBD Sidrap dan Sulsel. Jumlah tersebut meningkat 15 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 62.577 orang.

Penetapan kepesertaan BPJS berdasarkan data penduduk miskin dari BPS Sidrap, yaitu kurang lebih15 Ribu jiwa. “Dengan demikian, seluruh warga miskin sudah tercover BPJS, iurannya ditanggung pemerintah,” jelas Bupati yang meraih kemenangan telak atas rivalnya itu.

Jika masih ada masyarakat kurang mampu yang belum terdaftar BPJS atau memiliki kartu BPJS namun tidak aktif, Dollah mengeluarkan instruksi tegas.

“Segera laporkan ke unit pelayanan BPJS terdekat. Saya sudah perintahkan kepada seluruh kades, lurah dan camat beserta bidang terkait lainnya agar mempercepat segala proses administrasi apabila ada warga miskin yang belum terdaftar, atau kartu BPJS-nya tidak aktif. Ingat, 100 persen gratis untuk warga miskin,” tegasnya.

Adapun masyarakat yang belum tercover BPJS, otomatis berasal dari kalangan mampu. Sehingga mereka diharapkan beralih ke BPJS mandiri, agar target Universal Health Coverage (UHC) tetap terpenuhi.

Dengan kebijakan Ini, Dollah menyebut Pemda telah melakukan pemanfaatan anggaran yang efisien dan efektif.

Sehingga anggaran lebih bisa dialihkan membayar utang premi BPJS yang diwarisi dari pemerintahan sebelumnya, menaikkan upah tenaga kesehatan dan membangun pelayanan kesehatan seperti puskesdes dan RS Pratama di Dua Pitue.

“Karena itu, saya imbau masyarakat Sidrap agar tidak percaya berita hoaks yang beredar. Bukan saatnya kita mencari popularitas. DoaMu sedang bekerja keras membenahi pemerintahan dan keuangan daerah agar kembali efektif dan bermanfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat,” tutup Dollah.