Wah, Anak Punk dari Luar Resahkan Warga Sidrap

oleh

PANGKAJENE – Sejumlah warga Sidrap mengaku resah dengan kehadiran anak punk di sejumlah tempat nongkrong. Seperti di kawasan Monumen Ganggawa dan Pangker.

Anak punk yang identik dengan pakaian nyentrik dan bertatoo ini bahkan membuat ulah yang mengganggu. Seperti mengamen namun berujung pada pemerasan kepada warga.

“Ini bukan mengamen, baru saja menyanyi sudah minta uang. Sangat terganggu dengan anak punk itu,” ujar akun Rosida di akun Facebook, Minggu 21 Oktober 2018. Menurutnya, anak punk ini berasal dari luar Sidrap.

“Dari bahasanya rata-rata dari Makassar. Kasihan orang yang mau santai malah bisa ribut dengan mereka (anak punk),’ katanya.

Salah seorang warga Sidrap, Ian, yang berasal dari komunitas Punk, juga menyesalkan hal itu. Menurutnya, anak punk dari sidrap tak pernah keluar mengamen apalagi memeras warga. “Bukan kami itu, bukan punk Sidrap, kami juga tolak kalau sudah berbuat onar,” ujar Ian melalui messenger.

Sebelumnya pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Sidrap telah mengamankan sejumlah anak punk di kawasan Taman Kota Ganggawa (Pangker), Selasa (16/10). Bahkan telah dipulangkan ke daerah asal, namun kembali lagi meresahkan warga akhir-akhir ini.