Demo Ribuan Warga Tuntut Walikota dan Wawali Palu Mundur

oleh

PALU – Ribuan warga Kota Palu, Sulawesi Tengah, melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur, DPRD dan Mapolres setempat, Jumat 19 Oktober 2018. Pada aksinya meminta kepada anggota legislatif memberhentikan Walikota Hidayat dan Wakil Walikota Palu di Sulawesi Tengah (Sulteng) Sigit Purnomo Said (Pasha Ungu).

BACA JUGA:  Alhamdulillah, 20 Ton Beras Bantuan Sidrap Tersalurkan di Sulteng

Hal itu menurut pengunjuk rasa merupakan aspirasi masyarakat Palu terkait program pemerintah. Seperti program Palu Nomoni yang menimbulkan dampak distrust (ketidakpercayaan) di tengah masyarakat kota.

Menurut warga program itu bertentangan dengan nilai religius. Selain itu visi misi walikota secara keseluruhan tidak memberikan dampak signifikan dalam pembangunan ekonomi mikro di Kota Palu.

BACA JUGA:  Masjid Terapung Pantai Talise Palu Ambruk Diterjang Tsunami

Aspirasi rakyat Palu ini segera dibahas oleh internal anggota DPRD setempat. Bahkan akan dibawa pada rapat Paripurna untuk pemberhentian Pasangan Walikota Palu jika memenuhi prosedur.

Tampak Ketua DPRD dan sejumlah anggota melakukan tanda tangan bersama Hak inisiatif terhadap Pemberhentian Pasangan Walikota Palu Hidayat-Sigit Purnomo Said.

“Menurunkan walikota itu ada prosedurnya. Biarkan kami bekerja dulu di internal kami, tetapi tolong awasi kami,” kata Ishak, Ketua DPRD Palu. “Saya selaku ketua DPRD Kota Palu dan in shaa Allah teman-teman anggota dewan lainnya bahwa tahun 2019 tidak ada lagi anggaran untuk Palu Nomoni,”tambahnya yang diringi teriakan Allahu AKbar oleh warga.