Pura-pura jadi Korban Gempa Palu, Pria asal Sidrap Raup Puluhan Juta

oleh
Rilis kasus penipuan korban Gempa Palu.

MAKASSAR – Para dermawan sebaiknya tetap berhati-hatai sebelum mondonasikan sebagian harta untuk korban gempa Palu. Kenali pihak penerima danajangan sampai menjadi korban penipuan.

Kabar buruk dari Kota Makassar datang setelah Polisi berhasil mengungkap kasus penipuan dengan memanfaatkan situasi gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala. Seorang pria asal Kabupaten Sidrap, LR alias MR (41), yang juga petani asal Kecamatan Amparita, kabupaten Sidrap harus berurusan dengan pihak kepolisian.

BACA JUGA:  Tim Relawan Sidrap Dirikan Dapur Umum dan Pengobatan Gratis di Palu

Polisi melakukan penyelidikan menyusul maraknya permintaan sumbangan terkait korban gempa dan tsunami melalui pesan singkat atau SMS. “Modusnya, pelaku menyebarkan SMS permintaan sumbangan dengan harapan mendapatkan simpati dari korbannya (para dermawan),” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Wirdhanto Hadicaksono.

BACA JUGA:  Tiba di Sidrap, Pengungsi Trauma Rela Tinggalkan Harta Benda di Palu

Setelah terkumpul, pelaku pun mengambil dana dari sebuah rekening penampungan. “Pelaku telah mengambil uang Rp10 juta dari rekening penampungan. Kita tetap tindak lanjuti jumlah kerugian yang sudah ada akibat aktivitas ini,”katanya.

BACA JUGA:  Pemprov Sulteng Bantah Usir Relawan BPBD di Kantor Bappeda

Dari hasil dugaan penipuan itu, pelaku berhasil mengumpulkan puluhan juta dana donatur. Pelaku dijerat pasal 28 ayat 1 juncto pasal 45 ayat 2 UU RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau denda paling banyak Rp1 milliar.