Negara Krisis Venezuela Terbanyak Bantu Korban Gempa Palu

oleh

PALU – Meski sedang dilanda krisis ekonomi, negara Venezuela malah menjadi negara paling banyak memberikan bantuan dana bagi korban gempa dan tsunami di Sulteng. Dilansir dari data laporan pusat krisis gempa dan tsunami di Sulteng oleh BNPB, Venezuela menyumbang 1 juta USD atau sekira 152 miliar rupiah.

Jumlah ini paling banyak diantara donatur lain seperti Korsel sebanyak 1 juta USD atau 15 miliar. Uni Eropa sebesar 1,5 juta Euro atau sekitar Rp26,3 M dan Jerman 1,5 juta Euro atau setara Rp22,9 M.

Keputusan Venezuela memberikan bantuan kepada korban gempa dan tsunami itu juga dipertegas Wakil Presiden, Delcy Rodriquez, melalui akun Twitter resminya.

” Presiden Nicolas Maduro menyetujui dana solidaritas, bantuan US$10 juta untuk saudara kita di Indonesia yang selamat dari bencana gempa bumi dan tsunami, yang menyebabkan ribuan orang meninggal dan terluka,” tulisnya.

Presiden Nicolas Maduro telah mengkonfirmasi bahwa uang itu berasal dari ” dana solidaritas” negara. Venezuela merupakan negeri yang baru saja dilanda gempa berkekuatan 7,3 SR pada Agustus 2018. Gempa terbesar sejak 1900 itu terasa hingga Ibukota Venezuela, Caracas.

Negara terbesar ke-3 di Amerika Latin ini juga tengah terpuruk karena krisis ekonomi. Ketiadaan bahan pangan, obat-obatan, dan tenaga medis, membuat 2,3 juta rakyat Venezuela mengungsi ke berbagai negara sejak 2014, awal krisis ekonomi melanda negara itu.

Bantuan dari negara sahabat dalam bentuk uang yaitu:
– Korea Selatan: 1 juta USD (Rp15 M)
– Uni Eropa: 1,5 juta Euro (Rp26,3 M)
– Venezuela: 10 juta USD (Rp152,56 M)
– Jerman: 1,5 juta Euro (Rp22,9 M)
– Vietnam: 100 ribu USD (Rp1,5 M)
– Australia: 500 ribu AusD (Rp7,6 M)
– Laos: 100 ribu USD (Rp1,5 M)
– Kamboja: 200 ribu USD (Rp3 M)