Dramatis, Begini Kronologi Penculikan Anak di Carawali Sidrap

oleh

PANGKAJENE – Kasus penculikan anak di Kabupaten Sidrap meresahkan sejumlah warga. Khususnya mereka yang memiliki buah hati yang sedang menuntut ilmu di sekolah.

Salah seorang murid SD, Hendra bin Kamaruddin, usia 12, berhasil kabur dari kelompok penculik. Hendra yanag duduk di bangku SD kelas 6 itu lolos setelah secara dtamatis memanfaatkan kelengahan penculik.

Warga Jalan Dahlan Desa Carawali, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap itu diculik sekira pukul 17.00 WITA. Saat itu, Hendra beranjak pulang bermain.

Di depan kantor Desa Carawali, Hendra didatangi mobil dengan tiga penumpang. Satu perempuan berhijab mengaku bernama Hasnah dan dua orang laki-laki.

Saat itu, korban diajak naik mobil dengan alasan buru-buru menyusul kedua orang tua yang sedang ke acara pengantin di Suppa, Pinrang. “Mari kita ke sana, bapakmu mamamu ada di sana,” aku Hendra.

Tak pikir panjang, Hendra masuk mobil. Dia juga diberikan gula-gula oleh pelaku. Diduga, permen tersebut mengandung obat yang membuat Hendra hilang kesadaran.

Di sekitar jalan masuk pesantren Al Iman, Uluale, pelaku Hasna turun ke masjid untuk buang air kecil. Saat itu korban masih sedikit sadar.

Dia lalu diam-diam membuka pintu mobil dan kabur bersembunyi. Hendra ditemukan warga dalam keadaan tak sadar dan dibawa ke rumah orang tua sekira pukul 19:00 WITA. Pihak Polres Sidrap saat ini mengejar pelaku. Terakahir diketahui menggunakan pelat gantung alias plat palsu saat melakukan aksinya.