Gagal ke Piala Dunia U-17, Timnas U-16 Tetap Berterima Kasih

oleh
Timnas U-16 berterima kasih kepada suporter. (PSSI)

JAKARTA – Para pemain Indonesia sudah tampil maksimal saat melawan Australia pada laga babak perempat final Piala AFC U16. Para pemain tak perlu kecil hati dan larut dalam kesedihan setelah ditaklukkan Australia dengan skor 2-3.

Kekalahan ini tak hanya menghentikan kiprah tim polesan pelatih Fakhri Husaini di ajang Piala AFC 2018. Hasil ini sekaligus mematahkan harapan Indonesia untuk meraih tiket Piala Dunia U17 tahun depan di Peru.

Pada laga melawan Australia, Indonesia sempat membuka asa dengan gol pada menit ke-17 dari Sutan Zico di babak pertama. Sesudah itu babak ini pun harus berakhir dengan skor 1-0.

Babak kedua justru terlihat tim lawan yang berhasil memguasai permainan. Terbukti tiga gol lahir dari pemain lawan. Daniel Walsh di menit ke-51, lalu Adam Leombruno di menit ke-65 dan Noah Botic menit ke-74.

Sementara Indonesia berhasil memperkecil hasil melalui kaki Rendy Juliansyah pada menit ke-89. “Terima kasih pemain atas perjuangannya selama ini. Bukan hasil yang kami harapkan dan harus dapatkan. Saya bangga dengan perjuangan mereka di lapangan,” kata Fakhri.

Kekalahan tadi menurut Fakhri karena ada kesalahan kecil. “Kesalahan kecil harus dibayar mahal. Kami kalah dari skenario bola-bola mati. Itu disebabkan karena postur tubuh mereka,” jelasnya.

“Saya rasa mereka harus belajar menerima hasil. Ini sepak bola. Tidak semua hasil yang kita harapkan bisa menjadi kenyataan. Mereka harus bangkit kembali dan melupakan hasil ini, karena mereka punya masa depan cemerlang dihadapannya.”

Di luar itu, Fakhri tidak lupa memberikan apresiasi kepada para pendukung Indonesia yang sudah memberikan dukungannya langsung di Stadion atau yang berada di tanah air.

“Terima kasih kepada suporter atas dukungannya selama ini. Maaf kami tidak bisa memberikan kemenangan. Tapi jujur saya pastikan bahwa anak-anak ini sudah berjuang hingga tetes keringat terakhir mereka. Itu bisa dilihat dari bagaimana mereka bermain,” tutupnya. (PSSI)