Demo Mahasiswa Sidrap “Rupiah Melemah Rakyat Menjerit, Rezim Bodoh”

oleh
Spanduk bertuliskan "Rupiah Melemah Rakyat Menjerit Rezim Bodoh". Foto oleh Sultan Suljum

PANGKAJENE – Aliansi Mahasiswa Sidrap menuntut pemerintahan Joko Widodo – Jusuf Kalla segera menstabilkan ekonomi Indonesia. Mahasiswa dari berbagai kampus itu melakukan konvoi dan mendatangi kantor DPRD Sidrap untuk menyalurkan aspirasi.

“Kami ke sini untuk menyampaikan tuntutan mahasiswa Sidrap. Kami minta agar pemerintah segera menyelematkan ekonomi Indonesia,” teriak salah seorang orator di depan Gedung DPRD Sidrap. Selain itu, mahasiswa juga menuntut agar pemerintah bertindak tegas mengawasi perizinan usaha.

Bukan cuma itu, mahasiswa pada pernyataan sikap meminta pemerintahan Jokowi-Jk untuk menghapus perpres No.20 tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA). “Banyak warga yang menganggur dan pintar kenapa malah impor tenaga dari luar,’ ungkap Adi, salah seorang pendemo.

Pada aksinya mahasiswa juga membetangkan sejumlah spanduk. Salah satunya berisi tulisan “Rupiah Melemah Rakyat Menjerit, Rezim Bodoh”. Aksi sempat diwarnai ketegangan saat mahasiswa memaksa masuk ke gedung DPRD kabupaten sidrap, Jum’at (21/09/2018).

Sejumlah mahasiswapun mendorong pintu gerbang besi tersebut dan berteriak. Sama saat hendak memasuki gedung yang dilarang oleh petugas. Aspirasi mahasiswa akhirnya diterima oleh Ketua DPRD Sidrap Zulkifli Zain bersama sejumlah anggota DPRD lainnya .