Tradisi Pakaian Bling-bling Jamaah Haji Bugis, Sorotan Warganet

oleh
Jemaah haji asal Sulsel turun dari pesawat.

MAKASSAR – Warganet akhir-akhir ini ramai membahas tentang pakaian mewah beberapa jamaah haji yang baru tiba dari Arab Saudi. Kontroversi pun terjadi, hingga terjadi diskusi ‘panas’ beberapa warganet.

Sorotan pakaian bling-bling yang dikenakan jamaah haji pun menuai sorotan. Ada, yang menganggap biasa adapula yang kritis. Sebagian menanggapi bahwa pakaian bling-bling jamaah haji Bugis itu biasa.

Pakaian seragam para jemaah haji wanita asal Sulawesi Selatan itu sudah menjadi tradisi. Harga pakaian saja bisa mengeluakan biaya jutaan bahkan ada hingga puluhan juta.

“Dia cuma mengikuti tradisi yang ada. Dari kita belum lahir sudah begitu. Tak perlu dibesarkan, saya sebagai orang bugis tak heran,”kata Anyndita, Kamis 20 September 2018. Sebagian mengatakan pakaian tersebut wajar saja selama masih menutupi aurat.

Salah seorang warganet bernama Abd Aziz Cahi Syamsir memiliki pandangan berbeda. Menurutnya hal itu merupakan tradisi riya. “Maaf bu..kelihatannya ibu ini tidak faham apa arti “tradisi” . Tradisi itu adalah kebiasaan yang di buat oleh sebagian manusia, dulu orang yang pergi berhaji itu menutup aurat dengan sempurna sekalipun mereka tak pakai cadar, tapi setidaknya tidak seprti keadaan sekarang, maaf itulah yang pernah saya prelajari,” tulisnya di Facebook.