Atlet Esports Indonesia Sumbang Emas di Game Clash Royale, Apa Itu?

oleh

JAKARTA,Beritasidrap.com – Main game ternyata kini bukan sekadar hobi loh. Jika punya bakat di bidang ini bisa di-upgrade ke profesional.

Pasalnya main game masuk dalam cabang olahraga elektronik atau Esports. Apa itu?. E-sports merupakan suatu istilah untuk kompetisi Permainan video pemain jamak, umumnya antara para pemain profesional.

Aliran permainan video yang biasanya dihubungkan dengan olahraga elektronik adalah aliran Strategi waktu-nyata, perkelahian, Tembak-menembak orang-pertama, dan arena pertarungan daring multipemain.

Pada Asian Games 2018, eSports masuk dalam demonstrasi atau eksibisi. Meski mempwrebutkan medali, namun dihitung sehingga tidak mempengaruhi peringkat perolehan medali dari negara peserta.

Pertandingan eSports berlangsung hingga 1 September di Britama Arena-Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta. Kompetisi perdana dibuka dengan Arena of Valor (26 Agustus), lalu Clash Royale (27 Agustus), League of Legends (27-29 Agustus), Starcraft II (30 Agustus), Hearthstone (31 Agustus) dan Pro Evolution Soccer 2018 (1 September).

Indonesia lewat atlet Ridel Yesaya Sumarandak meraih medali emas di gim Clash Royale, Senin (27/8) di Jakarta, Selasa. Remaja 16 tahun asal Sulawesi Utara dengan nama ID BenZer Ridel itu berhasil menumbangkan atlet top 1 andalan China, Lciop dengan skor 3-1.

Indonesia e-Sports Association dalam akun Twitter mencuit Ridel berhasil lolos ke Grand Final Clash Royale Esports Demonstration Event melalui winner bracket setelah mengalahkan Vietnam 3-2.

Medali perak diraih China, sementara perunggu diberikan pada Vietnam. Clash Royale adalah gim multiplayer online battle arena (MOBA) keluaran Supercell yang disebut-sebut sebagai penerus Clash of Clans atau yang lebih populer dengan nama CoC.

Permainan ini mengandalkan strategi, antara lain pemain perlu mengumpulkan kartu karakter tertentu untuk memenangkan pertempuran.