Hari Anak 2018 dan Ultah Ludwig Sütterlin di Doodle Google

oleh

JAKARTA , Beritasidrap.com – Hari ini halaman pertama Google di sejumlah negara berbeda-beda. Google memghadirkan doodle memperingati sejarah yang ada di hari ini Senin 23 Juli 2018.

Tak terkecuali bagi halaman utama Google versi bahasa Indonesia atau di laman google.co.id. Google pada 23 Juli 2018 menurunkan doodle bertema Hari Anak (children days) di Indonesia.

Hari Anak (Children Day) di Google Indonesia 23 Juli 2018

Di Jerman, Doodle memperingati kelahiran seniman grafis Jerman Ludwig Sütterlin. Dia juga perancang font Ludwig Sütterlin untuk membuat naskah Sütterlinschrift. Jadi Ludwig Sütterlin adalah penemu pertama gaya tulisan indah menggunakan pulpen cair.

Dia merevolusi cara anak-anak sekolah Prusia dan Jerman bagaimana belajar menulis dari 1915-1941. Atas permintaan Kementerian Kebudayaan Prusia pada tahun 1911, Sütterlin mengembangkan gaya tulisan tangan yang akan lebih mudah bagi para pemula untuk digunakan.

Terutama dengan pulpen baja, penemuan modern dengan cepat menggantikan bulu angsa bulu-bulu yang dicelupkan ke dalam tinta. Tidak diragukan lagi, para siswa muda bersukacita fengan surat-surat sederhana. Namun mendapat sedikit teguran oleh para guru.

Ludwig Sütterlin di Google Jerman

Meskipun dilarang oleh Sosialis Nasional pada tahun 1941, Sütterlinschrift diperkenalkan kembali dan tetap menjadi pilihan di sekolah hingga tahun 1960-an. Sehingga anak-anak dapat membaca surat dari orang tua atau kakek-nenek.

Dari Jerman kita ke Indonesia membahas hari anak. Peringatan Hari Anak berbeda setiap negara. Sebut saja untuk Hari Anak Internasional diperingati setiap tanggal 1 Juni.

Sedangkan Hari Anak Universal dirayakan nanti tanggal 20 November. Negara di dunia pun turut memiliki Hari Anak tersendiri. Hari Anak Nasional kita diperingati setiap 23 Juli atau pada hari ini.

Sejarah Hari Anak Nasional dimulai setelah terbitnya Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 tanggal 19 Juli 1984. Perayaan Hari Anak secara umum untuk menghormati hak-hak anak di seluruh dunia.