Panwas Sidrap Putuskan Kasus Sarlop Berlanjut ke Penyidikan

oleh

PANGKAJENE – Kasus dugaan keterlibatan Kepala Dinas Sosial, Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisosdukcapil) Sidrap, Saharuddin Laupe pada Pilkada Sidrap berlanjut. Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) Sidrap mengeluarkan putusan terkait laporan masyarakat atas dugaan pria yang akrab disapa Sarlop itu mendukung salah satu pasangan calon.

Panwas memberikan rekomendasi agar pihak terkait dapat menindaklanjuti kasus dugaan keterlibatan Sarlop. Hal itu dikatakan pelapor, Syamsul Bahri, usai menerima putusan.

BACA JUGA:  Punya Stok 800 Ribu KTP, IYL-Cakka Makin Siap ke Pilgub Sulsel 2018

“Alhamdulillah, Panwas mengeluarkan putusan bahwa kasus Sarlop ditindak lanjuti ke pengadilan,” katanya. Menurutnya, tak ada alasan bagi pihak Panwas menghentikan kasus itu karena sudah banyak bukti terlapor.

“Kami banyak bukti keterkaitan kasus ASN tidak netral. Bahkan sebagai pejabat negara sudah diduga kuat ikut mendukung pasangan calon bupati,” katanya lagi.

BACA JUGA:  Doamu Lolos Pilbub Sidrap, Jubir: Ini Luar Biasa Kami Sangat Bersyukur

Dia menambàhkan, dukungan Sarlop diduga dilakukan secara Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM). Bukti yang ditemukan menggunakan jaringan 26 yang sama dengan nama nomor polisi mobil dinas miliknya.

“Iya dia diduga kuat memberikan dukungan secara TSM,” tegasnya. Seperti diketahui, Sarlop pada pekan ini tertangkap basah membawa spanduk salah satu paslon bupati Sidrap. Dia lalu digiring ke Mapolres Sidrap dan Panwas oleh warga.

BACA JUGA:  Meski Lumbung Suara, Tim Doamu Tetap Sosialisasi di Sidrap Timur

Kasus yang tercatat dalam laporan No 004/LP/PB/Kab/27.15/IV/2018 itu kini direkomendasikan untuk ditindak lanjuti pihak Penyidik Polres Sidrap, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), Kemenpan RB dan BKN.