METRO  

17 Club Airshofter Siap Lakoni LAPAGALA Part 2 Joint Operation di Sidrap

SIDRAP – Komunitas pecinta Airsoftgun bermarkas di Kabupaten Sidrap bakal menggelar Event Akbar bernama “LAPAGALA” Joint Operation.

Event Akbar milik pengurus Federasi Airshofgun Indonesia (FAI) cabang Sidrap akan mengundang para pecinta Airshofter untuk menjajaki potensi wisata alam Bumi Nene Mallomo ini.

Rencananya, event bertajuk “Nature Can Be Explaint Itself, Try It” The War After Pandemic LAPAGALA Part 2, akan berlangsung selama dua hari yakni tanggal 04-05 Desember 2021, di Desa Botto, kecamatan Pitu Riase, Kabupaten Sidrap.

Para peserta nantinya bertandang ke Sidrap itu berasal dari berbagai daerah seperti Makassar, Pangkep, Wajo, Parepare, Pinrang, Enrekang, Majene dan Mamuju Sulbar, Luwu Timur, Luwu, Bone dan Tuan rumah Sidrap sendiri.

Dengan mengambil background Desa Botto yang memiliki potensi alam perbukitan, sangat cocok untuk para pecinta Airsoftgun.

Bak mirip lokasi pertempuran didalam hutan lebat atau Jungle di Botto ini, para peserta bakal tertantang adrenalin dan dipastikan bakal menguras energi untuk menaklukkan misi yang disiapkan panitia.

Berbeda konsep yang dikemas pada event LAPAGALA Part 1 dengan, panitia mengusung sistem pertempuran peserta didalam hutan belantara.

Jika tahun sebelumnya, peserta disuguhkan tehnik pertempuran di dalam Kota dengan nuansa perbukitan di Bulu Dewatae, Kompleks Perumahan SKPD di Watang Pulu.

Konsep War Join Operation kali ini, potensi Wisata difokuskan pada sisi wilayah Timur Kabupaten Sidrap.

Yang pasti, adrenalin peserta bakal tertantang akan pertempuran sesungguhnya.

Nuansanya, peserta akan terbawa permainan Game Play bak FreeFire PUBG atau Game Counter Strike maupun Point’ Blank.

Sejauh ini, Panitia sudah mempersiapkan segala sesuatunya dalam menghadapi event akbar yang digelar tahunan ini.

Tujuannya, selain menumbuhkan kembali olahraga pecinta Airsoftgun, juga Panitia mengenalkan potensi wisata alam Desa Botto kecamatan Pitu Risse, Sidrap.

Selain itu, panitia yang bernaung dibawah Organisasi Laskar Ganggawa bernama Ganggawa Airshofter Squad Sidrap (GASS) akan melibatkan sedikitnya 17 Club Pencinta Airshofter Indonesia yang sudah resmi mendaftar siap mengikuti event tersebut.

Namun disisi lain, panitia mengusung konsep “War The War After Pandemic Covid-19” namun tidak mengesampingkan program Protokol Kesehatan yang Ketat.

Para peserta dalam masa bertempur dititik lokasi itu akan selalu diperhatikan sistem keselamatan atau Safety in Protecting The Body atau keselamatan melindungi tubuh.

Panitia tidak akan memperbolehkan peserta berlaga jika tidak Savety Full Body.

Ketua Umum FAI Sidrap sekaligus komandan Laskar Ganggawa Airshofter Squad Sidrap Muh Yusuf Dony, menjelaskan persiapan panitia sudha mencapai 90 persen.

Baik sektor lapangan, kesehatan, publishing, maupun administrasi peserta.

Konsepnya, panitia menyiapkan sarana dan prasarana untuk kebutuhan peserta selama bertanding di lokasi, seperti pemondokan, konsumsi, maupun kebutuhan untuk kesehatan peserta.

Pastinya, kata Doni sapaan akrabnya, para peserta yang sudah konfirmasi itu mencapai 200-an orang dari 17 klub yang pasti menurunkan Squad terbaiknya demi Suksesnya event Akbar ini.

Dan semuanya itu sudah memastikan para Airshofter sudah menjalani vaksinasi didaerahnya masing-masing.

“Alhamdulillah, sudah 90 persen persen persiapan kita. Teman-teman panitia terus menerus bekerja siang malam dilokasi untuk merampungkan kesiapan event LAPAGALA 2 ini,”lontarnya.

Begitupun, kesiapan administrasi seperti ijin operasional sudah koordinasi pihak Mapolres Sidrap, Kodim 1420 dan pihak-pihak terkait seperti Dinas Kesehatan, BPBD dan pemerintah Daerah pada khususnya.

“Insyaallah, kami mengharapkan masyarakat Sidrap, khususnya warga Desa Botto membantu menyukseskan event ini,”tandasnya.

Sementara itu, 17 Tim Klub Airshofter sudah menyatakan kesiapan turun melakoni Joint Operation di Desa Botto.(AL)