Frustasi Sakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Sidrap Tewas Gantung Diri

oleh

SALOMALLORI – Seorang warga Kelurahan Salomallori, Kecamatan Duapitue, Kabupaten Sidrap ditemukan tewas gantung diri Rabu (21/3/2018) dini hari. Basri usia 54 tahun itu ditemukan istrinya Idari (50) dengan leher terikat sekira 04.15 Wita.

Idari lalu membangunkan anaknya, Feri (30) yang masih tertidur di kamarnya. Feri pun panik lalu berlari meminta pertolongan tetangga.

BACA JUGA:  Warga Sidrap Ini Protes, KTP Dicaplok Dukung IYL-Cakka

Salah seorang warga Salaomallori, Zulkifli, yang ikut melayat membenarkan peristiwa itu. Katanya, korban diduga melakukan aksi bunuh diri karena frustasi.

“Memang Pak Basri sakit-sakit. Mungkin karena frustasi tidak sembuh rela bunuh diri,” ujarnya. Kata Zul lagi, warga Kelurahan Salomallori, Kecamatan Duapitue, Kabupaten Sidrap itu menderita sakit tuberkulosis (TBC). Adapun sehari-sehari Basri hidup sebagai petani.

BACA JUGA:  Warga Sidrap Ini Protes, KTP Dicaplok Dukung IYL-Cakka

Sebelum tewas, korban semoat meminta seutas tali kepada anaknya, Rudi (22). Namun ternyata tali itu digunakan untuk gantung diri.

BACA JUGA:  Warga Sidrap Ini Protes, KTP Dicaplok Dukung IYL-Cakka

Pihak keluarga mengaku tak keberatan dengan peristiwa itu. “Keluarga korban tak mau otopsi. Tidak ditemukan adanya unsur kekerasan pada tubuh korban,” kata Kapolsek Duapitue, Iptu Ramli Kamran usai olah TKP.

Sementara itu almarhum telah dikebumikan di Pekuburan Lingkungan I Salomallori.