[Hoaks] Jenazah Korban Gempa Sulbar Dibungkus Daun Pisang

Postingan misinformasi bahwa jenazah korban gempa Sulbar dibungkus daun pisang.

MAMUJU – Beredar informasi bahwa jenazah korban gempa di Mamuju, Propinsi Sulawesi Barat, dibungkus daun pisang.

Kabar ini ternyata tidak benar, alias misinformasi yang dibagikan warganet di sosial media.

Dalam narasi itu tertulis bahwa jenazah dibungkus daun pisang karena sulitnya kain kafan.

Sehingga dibutuhkan bantuan relawan dan donasi untuk kain kafan.

“…karena kain kafan saat ini langka…jadi sebagian korban yg meninggal hanya ditutup/bungkus daun pisang,” petikan narasi yang beredar.

Berdasar hasil penelusuran, kabar tersebut tidak benar. Jenazah korban menurut kerabat almarhum telah dibungkus kain kafan.

Hanya saja di bagian luar jenazah juga ditutupi terpal berwarnah hijau mirip daun pisang.

“Stop maki yang sebarkan berita Hoax bahwa temanku dibungkus daun pisang, kasiani ki kluarga, kerabat sm tmn2x yg lg berduka,” tulis Vivi, rekan korban.

“Sekali lagi, Almarhumah Hj. Kiki, Hj. Ririn, Hj. Atty & yang lainnya tidak dibungkus daun pisang tetapi terpal warna hijau yang didalamnya tetap memakai kain kafan, jenasah dimakamkan dengan sangat layak oleh keluarga,” tambahnya.

Korban yang meninggal adalah satu keluarga yang tertimpa reruntuhan rumah saat gempa M6,2 Jumat dini hari, 15 Januari 2021. ***