Bersama Dirut Petrokimia Kayaku, Bupati Sidrap Tanam Perdana Padi di BPP Sereang

oleh

SIDRAP – Bupati Sidrap, H Dollah Mando bersama Dirut Petrokimia Kayaku, Anis Ernani melakukan tanam perdana padi di areal BPP Sereang, Kecamatan Maritengngae, Rabu (25/11/2020).

Acara dihadiri Plt Kadis Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan Sidrap, Ibrahim, Camat Maritengngae, Mustari Kadir, Danramil Maritengngae, Kapten Sukardi, dan Kapolsek Maritengngae, Iptu Abdul Samad.

Turut hadir pengurus KTNA, anggota gapoktan, serta undangan lainnya.

BACA JUGA:  Innalillah, Ketua KPPS di Sidrap Meninggal Dunia

Dalam kesempatan itu, Dollah Mando memaparkan luas pertanaman di Kabupaten Sidrap kurang lebih 45 ribu hektar dengan inisiasi penanaman sudah mencapai 11 ribu hektar.

Dikatakannya, untuk menjaga serta meningkatkan produktivitas padi diperlukan pasokan pupuk yang sesuai kebutuhan.

“Salah satu upaya menanggulangi kekurangan kuota pupuk, adalah dengan penggunaan pupuk alternatif,” ujar mantan Kadis Pertanian Sidrap itu.

BACA JUGA:  Diikuti 4623 Pelamar, Pemkab Sidrap Matangkan Persiapan Tes Seleksi CPNS

Menanggapi hama tikus yang terjadi, Bupati Sidrap menyatakan mengintruksikan masing-masing camat untuk bekerjasama dengan kepala BPP, PPK dan penyuluh serta masyarakat untuk melakukan pemberantasan massal.

“Kami telah instruksikan pemberantasan. Pemerintah daerah akan selalu siap membantu para petani dan kelompok tani dalam mengembangkan pertanian,” katanya.

Sementara itu, Dirut Petrokimia Kayaku Anis Ernani mengatakan akan berupaya mensukseskan program peningkatan produksi pertanian yang berimbas pada peningkatan kesejahteraan petani.

BACA JUGA:  Dollah Mando Tinjau Proyek, Pastikan Selesai Tepat Waktu

Petrokimia, ujarnya, memiliki produk yang mendukung produktivitas pertanian, yakni produk hayati atau petrobio.

Perusahaannya menghasilkan produk utama berupa pestisida, pupuk hayati, probiotik ternak dan sejumlah produk lain.

“Produk-produk PT Petrokimia Kayaku telah diakui sesuai Standar Internasional FAO–specified for plant protection products, sehingga memenuhi standar keamanan bagi tanaman pertanian,” tandas Anis.