Harapan Baru Kuasai Panggung Debat Perdana Pilkada Bulukumba 2020

oleh

BULIKUMBA – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba nomor urut 4, Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf dinilai lebih meyakinkan dan terarah pada debat perdana tahapan Pilkada 2020.

Pada setiap sesi, Paslon bertagline Harapan Baru Dikerja Bukan Dicerita itu mampu memaparkan programnya dengan fokus dan tidak bertele-tele.

“Andi Utta dan Edy Manaf terlihat tampil santai tapi terarah. Mereka fokus mengangkat program kesejahteraan yang merata di semua sektor unggulan, ingin potensi daerah dimaksimalkan,” kata Abdul Hakim, warga Bulukumba di lokasi sebuah nobar Jumat 6 November 2020.

BACA JUGA:  Paslon No 4 Apresiasi Debat Pilkada Bulukumba Live via Streaming

Bahkan kata Dia, program yang ditawarkan memang berdasarkan pada permasalahan dan kebutuhan warga Bulukumba saat ini.

Hakim menilai Paslon HB juga fokus pada masih kurangnya perhatian dan andil pemerintah di berbagai bidang.

Pada debat itu Paslon nomor 4 menekankan misi perubahan pada sektor pertanian, pariwisata, kelautan dan perkebunan.

“Kami ingin menawarkan perubahan di empat sektor. Di pertanian pemerintah hadir dengan bibit unggul dan subsidi pupuk. Kelautan ada program 1000 rumpon,” kata Andi Utta.

BACA JUGA:  Pilkada Bulukumba 2020: Kampanye Harapan Baru Tetap Seru Tanpa Paslon

Calon Wakil Bupati, Andi Edy Manaf juga memaparkan hal serupa.

“Produksi sarjana kita lahirkan tiap tahun tapi persoalannya mau dikemanakan sarjana kita, mau di kemanakan pemuda kita yang lebih penting buat kita pemerintah harus hadir memberi ruang kepada pemuda kita. Memberi jalan keluar kepada pemuda untuk mendorong kegiatan kepemudaan dan wirausaha,” kata Edy Manaf.

BACA JUGA:  Cabup Andi Utta Kukuhkan Tim Bintang Kuda Laut di Pilkada Bulukumba 2020

Paslon no 4 juga menekankan ke depan hasil pertanian perkebunan masyarakat harus masuk di minimarket supaya menambah gairah UMKM.

Pada awal acara Andi Utta mengutarakan visinya untuk mewujudkan masyarakat produktif menuju Bulukumba maju dan sejahtera.

Beberapa program unggulan yang sempat dipaparkan dalam waktu terbatas itu seperti pengadaan bibit unggul gratis, pupuk bersubsidi secara merata ke petani.

Penataan pariwisata, destinasi agrobisnis dan peningkatan industri rumahan UMKM untuk pemberdayaan perempuan dan pemuda.