Mulyani Dollah Hadiri Pembukaan Bimtek Khusus Bunda PAUD Sidrap

oleh

SIDRAP – Bunda PAUD Kabupaten Sidenreng Rappang, Hj. Mulyani DM menghadiri pembukaan Bimbingan Teknis Khusus Bunda PAUD Sidrap, di Aula LPMP Sulawesi Selatan, Makassar, Jumat (3/9/2020) malam.

Bimtek yang diikuti Bunda PAUD se-Kabupaten Sidrap itu dijadwalkan berlangsung hingga 6 September 2020 mendatang.

Kegiatan ini diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidrap, Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Selatan, Prof. Halim Muharram oleh, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidrap, H. Basrah, dan Pengurus Bunda PAUD Sulsel.

Turut hadir para camat se-Kabupaten Sidrap, para kepala bidang Disdikbud Sidrap dan pengurus Bunda PAUD kabupaten dan kecamatan se-Kabupaten Sidrap.

Bunda PAUD Sidrap, Hj Mulyani Dollah dalam kesempatan itu mengatakan, jumlah PAUD di Kabupaten Sidrap sebanyak 255 lembaga.

Ia berharap layanan pendidikan anak usia dini tersebut bisa terlaksana dengan baik sehingga anak anak memiliki kesiapan baik dari segi akhlak, pengetahuan umum serta dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan dan jenjang pendidikan selanjutnya.

“Untuk itu hendaknya bisa memberikan dukungan yang positif untuk menjadikan anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa yang berkembang dan tumbuh dengan baik” tambahnya.

Didapatkannya pula, berdasarkan survey 90% fisik otak terbentuk di usia emas atau disebut golden age.

“Di usia inilah masa berkembangnya anak-anak dalam menentukan arah karakter akan terbentuk,” ungkapnya.

Kepala LPMP Sulsel, Prof. Halim Muharram mengatakan, karakter dan etika itu sangat menentukan nasib seseorang.

“Pembinaan etika pada level emas itu berada pada PAUD,” kata Prof Halim yang sekaligus membuka bimtek itu.

Ia juga mengatakan, pemerintah tidak main-main mengucurkan dana untuk PAUD dalam menyongsong tahun emas 100 tahun Indonesia Merdeka.

“Makanya 5 tahun yang lalu dana di kementerian itu totalitas lebih banyak pada PAUD, karena diprediksi bahwa indonesia emas pada tahun 2045 itu berada pada sosok orang-orang yang memiliki kualitas yang bisa bersaing secara global dan yang duduk di situ nanti adalah anak-anak yang usia 5 tahun saat ini,” paparnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi Kabupaten Sidrap termasuk daerah yang mengsupport kualitas mutu pendidikan.

“Ini terbukti keluarnya SMP Negeri 1 Pancarijang sebagai juara 3 tingkat nasional dalam perolehan rapor mutu pendidikan dengan nilai PMP tahun 2019 6,85,” ungkapnya.

Sementara Plt. Kadisdik Sidrap H. Basrah mengatakan PAUD sangat penting untuk menyiapkan generasi yang hebat. Anak-anak, lontarnya, sejak dini harus dididik, diberi motivasi supaya menjadi manusia yang berkarakter di masa yang akan datang.

“Karena untuk menciptakan generasi yang baik, dalam rumus kedokteran perkembangan otak itu hanya sampai umur 5 tahun yang paling pesat,” bebernya.

Maka, lanjut Basrah, Bunda PAUD memiliki peran membina anak-anak dalam perkembangan otak. “Peran Bunda PAUD sangat besar dalam mencerdaskan kehidupan bangsa” imbuhnya.

Diutarakannya lebih jauh, ada 4 komponen dalam rangka pembinaan PAUD yakni sektor kesehatan, sektor pendidikan, yang ketiga pemdes, dan terakhir taman pendidikan Qur’an.

“Kalau ke empat komponen ini bekerja dalam sebuah sistem dalam meningkatkan kecerdasan anak, Insya Allah akan muncul generasi muda yang hebat, kuat dan tangguh,” katanya.

Tak lupa ia mengucapkan terima kasih kepada para camat selaku Pembina bunda PAUD karena telah mendampingi para bunda paud kecamatan untuk melakukan pelatihan.

“Saya rasa responsibilitas camat se-Kabupaten Sidrap tak bisa diragukan lagi tentang bagaimana mengembangkan PAUD yang ada di kecamatan, kehadiran mereka di sini merupakan jawaban bahwa pemerintah kecamatan sangat respon terhadap bunda PAUD,” pungkasnya.