Hebat, 20 Siswa SMART Lolos Seleksi PTN 2020

oleh

BOGOR – Sudah bukan menjadi rahasia umum jika kuliah masih menjadi barang mewah untuk sebagian orang di Indonesia. Namun anggapan itu bisa dipatahkan oleh SMART Ekselensia Indonesia (SMART).

Tahun ini, sebanyak 20 pelajar atau alumni SMART lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Mereka ini putra putri terbaik yang berasal dari keluarga tak berpunya.

SMART merupakan sekolah bebas biaya dan berasrama yang didirikan oleh Dompet Dhuafa dari dana zakat masyarakat. Sekolah yang dikelola oleh Dompet Dhuafa Pendidikan ini setiap tahun berhasil
meloloskan 90 persen siswanya ke PTN favorit di Indonesia.

Beberapa alumni SMART berhasil melanjutkan studi mereka ke luar negeri. “SMART didirikan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak marginal agar mereka dapat mengeyam pendidikan berkualitas. Dengan demikian mereka dapat memperbaiki kondisi ekonomi
keluarganya,” ungkap Abdul Khalim.
Saat ini masih ada sepuluh siswa yang masih menanti pengumuman kelulusan seleksi PTN. “Kami nohon
doa dari Sahabat Pendidikan agar mereka dapat diterima di kampus terbaik. Aamiin,” tutup pengelola SMART itu.

Berikut adalah nama para siswa SMART yang lolos PTN:
SNMPTN:
1. Agil Munawar (IPB Ilmu Komputer)
2. Gian Jati Mada (Unsoed Teknologi Pangan)
3. Muhammad Firdaus (Unlam Teknik Sipil)
4. Muhammad Mezi (IPB Konservasi Sumberdaya Hutan dan Ekowisata)
5. Sabil Hidayat (Unsoed Ilmu Hukum)
SNMPN:
6. Farid Wajidi (Politeknik Negeri Ujung Pandang Teknik Manufaktur)
SBMPN:
7. Muhammad Aswandy (Politeknik Negeri Banyuwangi Manajemen Bisnis Pariwisata)
SBMPTN:
8. Agung Gemilang Ginting (USU Teknologi Pangan)
9. Azhari Nasution (USU Farmasi)
10. Daniel Muammar Rafi (Unsyiah Teknik Elektro)
11. Dede Ridwan (Unsoed Teknik Elektro)
12. Fajar Irianto (UB Sosiologi)
13. Muhammad Sahal (UPN Veteran Jakarta Akuntansi)
14. Ridwan Pramudya (USU ilmu hukum)
15. Syarif Andi Nurachman (UNHO ilmu kesejahteraan sosial)
16. Syehan Rizki Anesa (Unand Ilmu Hukum)
17. Thifal Najib Adinata (Universitas Negeri Padang Teknik Mesin)
18. Thorik Saefullah (UNPAD Manajemen Komunikasi)
19. Zulfa Diansyah (Unand Sosiologi)
Jalur Mandiri:
20. Gilang Abid Abyan (STIA LAN Jakarta Ilmu administrasi bisnis publik)