Update Corona Bulukumba: 159 Positif 62 Sembuh 5 Meninggal

oleh

Bulukumba,- Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 kembali bertambah. Berdasarkan laporan per 4 Juli 2020, sebanyak 5 orang terpapar virus Corona. Satu dari lima orang tersebut meninggal dunia pada hari Jumat 3 Juli 2020 di RSUD H. Andi Sulthan Daeng Radja Bulukumba.

Pasien laki-laki usia 36 tahun asal Bontotiro tersebut sebelumnya adalah pasien berstatus PDP dan sudah diambil swabnya sebelum meninggal. Sebelum dimakamkan, pihak keluarga dan RSUD serta Tim Gugus Covid-19 menunggu hasil swab pasien meninggal tersebut untuk memutuskan apakah dilakukan secara protokol Covid-19 atau tidak.

BACA JUGA:  Torch Relay Asian Games 2018 Akan Berlabuh di Tanjung Bira Bulukumba

“Ternyata hasil Swabnya positif, sehingga Tim Gugus Tugas melakukan pemakaman kepada almarhum dengan standar protokol Covid-19,” ungkap Jubir Covid-19 Daud Kahal

Pasien positif meninggal yang kedua adalah adalah Pasien 153 berusia 68 tahun pensiunan ASN Pemkab Bulukumba alamat Caile Kecamatan Ujung Bulu. Almarhum meninggal pada Jumat 3 Juli 2020 dan dimakamkan di Macanda-Samata Kabupaten Gowa.

BACA JUGA:  Kata Sahabat Kecilnya di Bulukumba, Aipda Eko Susanto Polisi yang Sangat Baik

Berikut tambahan 4 pasien positif lainnya yaitu :
Pasien register 155 Laki-laki 18 tahun alamat Paenre Lompoe Gantarang
Pasien 156 Perempuan 15 tahun alamat Kasimpureng Ujungbulu.
Pasien 157 Perempuan 22 tahun alamat Tanah Kongkong Ujungbulu
Pasien 158 Laki-laki 15 tahun alamat Tanah Kongkong Ujungbulu.

Adapun pasien positif meninggal asal Bontotiro belum diregister oleh Gugus Tugas Covid-19 oleh karena daftar atau laporan hasil pemeriksaan Swab belum diterima secara tertulis dari Gugus Tugas Provinsi Sulawesi Selatan.

BACA JUGA:  Viral di FB, Video Prank Goyang Panama di Bulukumba

Dengan tambahan 5 positif ini, maka total kasus Covid-19 sebanyak 159 kasus dengan keterangan 62 sudah sembuh, 5 orang meninggal, dan 92 dirawat atau isolasi mandiri.

Koreksi: Berita ini mendapat penyuntingan Senin 6 Juli 2020 karena memuat identitas pasien.