Innalillah, Kasus Kematiian Pertama di Bulukumba adalah Satgas COVID-19

oleh

BULUKUMBA – Satgas Bulukumba melaporkan adanya kasus kematian atau meninggal dunia pertama akibat virus Corona atau COVID-19, Rabu 17 Juni 2020. Dia adalah seorang tenaga medis yang juga menjadi bagian dari Satgas COVID-19 dari Dinas Kesehatan.

BACA JUGA:  Waktu Dzuhur, Peserta Offroad di Bulukumba Ini Berhenti untuk Sholat Berjamaah

Hal itu dibenarkan Juru Bicara Satgas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Bulukumba, M Daud Kahal. Menurutnya pasien ke 29 itu diketahui terpapar berdasar hasil swab.

“Kita baru terima hasilnya positif dari lab swab Kabupaten Sinjai,” kata Kadis Kominfo Bulukumba itu. Sebelumnya pasien perempuan tersebut sempat dirawat di RSUD Sultan Daeng Radja, hingga menghembuskan napas terakhir.

BACA JUGA:  Bertambah 3 Kasus, Positif COVID-19 di Bulukumba Tembus 10 Orang

Dia berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan gejala sesak napas. Pelepasan jenasah juga diiringi doa dan penghormatan terakhir dipimpin Bupati Bulukumba, A Sukri Sappewali.

Dalam dua hari terakhir pasien positif bertambah 5 orang. Empat tenaga medis dan seorang lagi diketahui ASN.

BACA JUGA:  Warganet Kenang Andi Fareza, Rider yang Tewas di Sirkuit Bulukumba

Sehingga jumlah total pasien positif Covid-19 di Bulukumba mencapai 29 orang. Sebanyak 15 orang menjalani perawatan medis, 11 dinyatakan sembuh, dua orang isolasi mandiri, dan 1 orang meninggal dunia.