Pasien Positif COVID-19 Tembus 20 Jiwa di Bulukumba

oleh

BULUKUMBA – Jumlah pasien yang positif Covid-19 di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), menembus angka 20 jiwa, Senin (8/6/2020). Terdapat tambahan 8 kasus baru per hari ini.

Kedelapan orang tersebut merupakan kasus transmisi lokal dari pasien positif sebelumnya yakni, pasien 011, asal Tanete Kecamatan Bulukumpa, dan pasien 012 asal Bintarore Kecamatan Ujung Bulu.

Dari delapan orang tersebut, 6 diantaranya adalah tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas di Puskemas Tanete sebanyak 3 orang, dan RSUD Andi Sulthan Dg Radja sebanyak 3 orang. Tambahan lainnya adalah 1 orang anak umur 3 tahun yang merupakan anak dari Nakes Puskesmas Tanete, dan 1 orang lagi bertugas sebagai Cleaning Servis Puskesmas Tanete.

BACA JUGA:  Update Corono 7 April 2020: 11 Positif di Sidrap, Total 122 di Sulsel

Informasi terkait bertambahnya jumlah pasien positif sebanyak 8 orang ini, setelah Gugus Tugas Covid-19 Bulukumba menerima hasil swab para kontak erat pasien 011 dan 012.

Para kontak erat tersebut didominasi oleh para tenaga kesehatan (Nakes) yang saat ini masih dalam proses karantina di Hotel Agri dan isolasi mandiri di rumahnya.

“Hari ini kita menerima hasil swab dari Dinas Kesehatan Provinsi, dimana hasil Swab tersebut dari petugas medis kita yang ada di Kabupaten Bulukumba. Dari 153 yang kita swab ada 8 orang yang positif,” kata Ketua Gugus Tugas Covid-19 AM Sukri Sappewali.

Menurut Sukri, mereka positif karena konsekuensi dari pengabdiannya sebagai petugas medis sehingga rawan terpapar Covid-19.

BACA JUGA:  Update Corona 12 April 2020: Sulsel Tembus 222 Positif, Total 4241 di RI

“Untuk itu pemerintah daerah bertekad bagaimana bisa menyembuhkan mereka dan mengevakuasi untuk dirawat di Makassar,” tambah AM Sukri Sappewali.

“Mari kita berdoa semoga para tenaga medis dan masyarakat yang terpapar bisa segera sembuh,” tambahnya. Bupati dua periode itu melanjutkan, dari 6 Nakes tersebut, 1 orang adalah dokter dari RSUD dan 1 orang adalah dokter Puskesmas Tanete dan 4 orang tenaga perawat.

“1 orang anak dari nakes umur 3 tahun, tapi orangtuanya yang nakes hasil swabnya negatif. Kemungkinan anak ini terpapar karena sering dibawa ke Puskesmas,” imbuhnya.

Olehnya itu, ia berharap mulai saat ini, petugas kesehatan tidak membawa anak-anaknya di fasilitas kesehatan, apalagi kalau anak-anak memasuki ruang perawatan atau area terlarang.

BACA JUGA:  Satu Hari, Positif Corona Tembus 16 Orang di Bulukumba

Sementara Kepala Dinas Kesehatan, dr Wahyuni menyampaikan, setelah adanya tambahan pasien positif tersebut, pihaknya kembali akan melakukan upaya-upaya pencegahan penularan seperti penelusuran kontak erat, dan penyemprotan disinfektan di lokasi-lokasi yang dinilai rawan.

“Hari ini kami dapat berita yang cukup menyedihkan karena tenaga kesehatan sebagai garda terdepan ternyata terpapar. Namun kasus ini tidak menurunkan semangat kami untuk tetap mengajak tenaga kesehatan dalam upaya penanggulangan dan pencegah penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

dr Wahyuni tetap mengharapkan masyarakat untuk tetap patuh terhadap protokol kesehatan, seperti setiap saat memakai masker, menjaga jarak, dan sering cuci tangan.

Dari 20 orang terpapar corona, 10 orang sudah sembuh dan 10 lainnya masih dirawat.