Kebugis Bakal Gelar Halal Bihalal Virtual dengan Pemkab Sidrap

oleh

Keluarga Bugis Sidenreng Rappang (Kebugis) akan menggelar halal bihalal secara virtual, Sabtu, 6 Juni 2020.

Kegiatan yang mengusung tema “Mempererat Assumpulolongeng di Era Digital”, rencananya akan dibuka oleh Bupati Sidenreng Rappang, Ir. H. Dollah Mando, dihadiri Ketua Umum PB Kebugis, Irjen Pol (Purn) Dr. M. Said Saile.

Sekretaris Jenderal PB Kebugis, M Saleh Mude melalui keterangan tertulis menyatakan, kegiatan dijadwalkan Pukul 09.00 WIB/10.00 Wita/11.00 WIT.

“Insya Allah diikuti oleh seluruh pengurus dan anggota Kebugis seluruh Indonesia, dari Papua sampai Aceh, dan beberapa dari luar negeri seperti di Australia, Mesir, Brunei, Malaysia, dan lain-lain,” ujar Saleh Mude.

Disebutkannya, hikmah halal bihalal akan disampaikan Ustadz Drs. Lukman Hasyim, M.Pdi., Hadiamin sebagai host dan ia sendiri akan menjadi MC sekaligus Moderator.

Lebih jauh Saleh Mude menerangkan, halal bihalal online (daring) itu digagas oleh Pengurus Besar KEBUGIS, disepakati melalui rapat online melalui aplikasi Zoom, pekan lalu, Rabu, 27 Mei 2020.

BACA JUGA:  Melalui Vidcon Kebugis dan Pemkab Sidrap Gelar Halal Bihalal

“Kami sepakati Bapak H. Mazerang Dahlan sebagai koordinatornya, dibantu oleh tim kecil: Hadiamin Kadir, Host Zoom PB Kebugis; Muhammad Rum, Chaly Mardan, Nurdin Supu, dan Akrim Hanafi. Penanggung Jawab, Ketua Umum PB Kebugis, Bapak Irjen Pol (Purn) Dr. M. Said Saile,” urainya.

“Kami tentu mengajak semua warga Sidrap, kepala-kepala dinas dan aparat sipil negara (ASN) se-Sidrap, termasuk teman-teman dari wartawan yang sering meliput acara-acara Bupati Sidrap,” sambungnya.

Acara halal bihalal, imbuh Saleh Mude, sudah menjadi program dua tahunan Kebugis. Anggota Kebugis ingin terus menjaga hubungan silaturahmi. Karena itu, mereka mengadakan Halal Bihalal, sekaligus bersilaturahmi dengan Bupati Sidrap.

“Warga Sidrap yang kini banyak merantau akan diberikan kesempatan mendengar Sambutan Bupati, setelah itu dapat mengenalkan diri, profesinya dan menjelaskan kondisi keluarganya selama masa Pandemi di tanah rantaunya,” paparnya lagi.

BACA JUGA:  Melalui Vidcon Kebugis dan Pemkab Sidrap Gelar Halal Bihalal

Saleh Mude menambahkan, hasil perjumpaan muka online ini akan dipublikasikan dan berharap terjadi hubungan akrab dengan Pemda Sidrap.

“Perantau yang sudah sukses dapat diajak pulang ikut berinvestasi membangun kampung halaman kita, Sidrap; atau bisa juga mengajukan diri sebagai mitra Pemda, misalnya mau mengambil beras dan terus di Sidrap untuk dijual dimana mereka merantau, di Kalimantan atau Papua,” lontarnya.

Ia selanjutnya menyatakan, satu program unggulan Kebugis yang sudah mulai berjalan. Gagasan awalnya dari Bapak Bupati, H. Dollah Mando, mengajak Pengurus Kebugis membangun Kawasan Islam (Islamic Center) di Sidrap.

Gagasan itu, beber Saleh Mude, disampaikan Dollah Mando ketika memberikan sambutan pada Tudang Sipulung Ketiga di Jakarta, Rabu, 17 Juli 2019. “Supaya ada warisan bagi perantau asal Sidrap”, demikian ajakan Bupati dikutip Saleh Mude.

Tim Kecil Kebugis sudah pernah ke Sidrap, dijamu dan diajak keliling oleh Bupati, melihat beberapa lokasi calon lahan untuk dibangun Islamic Center oleh Kebugis, Senin, 21 Oktober 2019. Ketua Tim Islamic Center ini adalah Bapak H. Muhammad Ja’far M, Pembina Kebugis dan Direktur Utama PT Dua Ribu Wisata, Travel Haji dan Umrah Utama.

BACA JUGA:  Melalui Vidcon Kebugis dan Pemkab Sidrap Gelar Halal Bihalal

Di kesempatan itu, Saleh Mude juga menyampaikan dengan hikmah wabah pandemi Covid-19 dan didukung aplikasi online webinar, Pengurus Kebugis selama bulan suci Ramadan telah mengadakan 20 kali kuliah Ramadan Online.

Kuliah-kuliah tersebut, menampilkan narasumber seperti Prof. Dr. Alwi Shihab; Prof. Dr. Andi Faisal Bakti; Prof. Dr. Mashadi Said; Prof. Dr. Nurhayati Rahman, Prof.Dr. dr. Taruna (tugas di salah satu Rumah Sakit terkenal Amerika); Dr. Mujetaba; Dr. Wahidin; dan dua pembicara dari luar negeri, Mr. Douglas dari Amerika dan Campbell Mackninght dari Australia. Keduanya bicara tentang sejarah dan keunggulan bahasa Bugis.