Habib Abu Bakar Al-Masyhur Tak Sependapat Info Kiamat pada 15 Ramadhan 1441H

oleh

Tanda-tanda hari kiamat yang ditandai dentuman keras dan dukhon (kabut tebal) pada tanggal 15 Ramadhan 1441 Hijriyah atau Jumat 97 Mei 2020, terus viral di sosial media. Info itu bahkan telah menimbulkan kepanikan dan ketakutan sebagian umat muslim.

Kehebohan ini awalnya viral oleh potongan video ceramah. Mereka memprediksi bahwa pada Ramadhan kali ini akan terjadi dentuman keras diringi dukhon akibat meteor yang menabrak bumi.

Hadits yang menjelaskan tentang hal ini memang banyak dengan bermacam-macam Lafadz dan riwayat. Kebanyakan riwayat bermasalah bahkan dihukumi palsu oleh Ahli Hadits sekelas Al-Imam Ad-dzahabi.

Ustad Al-Habib Abu Bakar Al-Masyhur mengatakan bahwa peristiwa “15 Ramadhan” ini memang benar disebutkan dalam sebuah hadits. Dalam Hadits tersebut hanya disebutkan tentang dentuman keras dan huru-hara di pertengahan Ramadhan.

Sama sekali tidak disebutkan meteor jatuh, komet, apalagi dukhon yang merupakan salah satu tanda utama kiamat. Menurut sebagian ulama dukhon akan datang setelah keluarnya Dajjal, Imam Mahdi dan Nabi Isa.

Al Habib mengatakan yang menjadi tanda akan dekatnya kiamat harus didahului dengan dua gerhana pada bulan yang sama. Sedangkan di Ramadhan kali ini sama sekali tidak ada gerhana.

Prediksi tersebut menurut Habib Abu Bakar timbul akibat ketidakpahaman akan ilmu “tanda-tanda akhir zaman”, kaidah-kaidah dan istilah-istilahnya. Mereka hanya mengambil hadits tersebut lantas mencocok-logikannya sesuai dengan akal dan pemikiran mereka layaknya mereka meracik makanan atau minuman.

” Saya tidak melarang seseorang untuk membaca dan memahami (tentang tanda-tanda akhir zaman ini) tapi jika ia mulai menakut-nakuti, membuat orang orang resah dan terlalu terburu-buru di dalam menyimpulkan akan datangnya peristiwa (yang disebutkan dalam hadits) lantas ia menyatakan atau bahkan memastikan bahwa tahun ini adalah tahun yang Rasulullah maksud, maka itu adalah kesimpulan “dangkal” yang sangat tergesa-gesa, kita harus berhati-hati di dalam menyimpulkan hal semacam ini.

Suka atau tidak, kita bicarakan atau tidak, Janji-Janji Allah katannya, pasti akan terjadi. “Betul kita harus bersiap dan waspada ketika melihat tanda-tanda kiamat mulai bermunculan, tapi (tanda kiamat) bukan hanya dentuman keras di pertengahan Ramadhan. Kita juga harus waspada ketika sudah banyak para muslimah yang tidak menutup aurat karena itu juga tanda kiamat, ramainya orang yang minum bir juga pertanda, tersebarnya zina juga pertanda. Semua itu adalah pertanda kiamat, akan tetapi orang-orang hanya takut dan mewaspadai peristiwa tertentu padahal setiap harinya tanda-tanda kiamat yang disebutkan Rasulullah mulai bermunculan satu persat,” katanya pada video.

Pada intinya tanda kiamat bukan hanya satu saja, banyak sekali pertanda kiamat yang harus dipelajari, dipahami benar-benar. Tidak disimpulkan dengan tergesa-gesa.

Link video penjelasan lengkap dari Habib Abu Bakar Al-Masyhur (https://youtu.be/kB13fd_KcMI)