Polda Sulsel Terjunkan Anjing Pelacak Bubarkan Kerumunan

oleh
Foto: Muhammad Imran/ Inspira.TV

MAKASSAR – Aparat Kepolisian Daerah (POLDA) Sulawesi Selatan tak main-main dalam memerangi coronavirus atau COVID-19. Salah satu masalah yang dihadapi saat ini adalah adanya warga kurang disiplin menjalani himbauan pemerintah.

Bahkan Polda Sulsel menerjunkan anjing pelacak atau K5 untuk ikut mengawal kebijakan pemerintah. Apalagi ketika pemerintah memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar.

“Kita siapakan semua potensi dan peralatan yang ada. Jika warga Kota Makassar tetap tidak mengindahkan imbauan social distancing dan physical distancing dari pemerintah pusat dan daerah biar gonggongan anjing yang membubarkan,” kata Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, BeritaSidrap.com dilansir dari Inspira.TV, Sabtu (18/04/2020). Aparat akan menurunkan 1.630 personel yang terdiri dari unsur Kepolisian, TNI, Pemda dan tenaga medis untuk mengamankan penerapan PSBB di Kota Makassar.

Mereka juga akan berpatroli dan menjaga beberapa titik perbatasan yang ada di Kota Makassar. Seperti perlimaan Bandara, Tamalanrea-Poros Pamanjengan, Jl. Tamangapa-Gowa, Jl. Aroepala Hertasning-Gowa, Jembatan Barombong dan perempatan Jl. Alauddin – Malengkeri – Syeikh Yusuf Gowa.

Pemerintah Kota Makassar menjadwalkan PSBB mulai Jumat 24 April 2020. Masa sosialisasi mulai 17 April hingga 20 April 2020 dan uji coba pada 21-23 April 2020.