Akses Masuk Barru Diperketat

oleh

BARRU- Posko screening Covid-19 di perbatasan Barru-Pangkep mulai difungsikan secara normal, Sabtu (11/04/2020). Semua pengendara yang ingin melintas atau masuk ke Kabupaten Barru, semua diwajibkan untuk diperiksa dan didata terlebih dahulu.

Sebelum para petugas dari tim gabungan Pemkab dan TNI/Polri bertugas melakukan pemeriksaan ke setiap pengendara dan penumpang, Bupati Barru Suardi Saleh dan sejumlah pimpinan Forkopimda, terlebih dahulu memberikan pengarahan khusus, sekaligus memotivasi para petugas menjalankan misi kemanusiaan ini.

Kepada para petugas dan tim gugus tugas, Suardi Saleh menekankan, jika keberadaan posko screening ini sangat vital dalam memutus penyebaran Covid-19, terutama bagi mereka yang berasal dari daerah endemic. Sehingga jika tak diperketat, Barru bisa terkena imbasnya.

BACA JUGA:  Satu Pasien Positif Corona di Parepare, Keadaannya Membaik

Karena itu, kepada petugas dan tim yang bergantian melalukan pemeriksaan dan pengambilan data bagi yang ingin masuk ke wilayah Barru, diharapkan bisa menjalankan tanggung jawab ini secara maksimal.

“Seluruh pengendara dan penumpang kendaraan umum atau pribadi harus dilakukan pemeriksaan dan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun. Dan jika suhu tubuhnya di atas 38,5 derajat celcius maka disarankan untuk karantina mandiri,” kata Suardi Saleh di Posko Screening Covid-19 di Butung, Desa Lasitae Perbatasan Barru-Pangkep.

Bersama Dandim 1405 Mallusetasi, Ali Syahputra Siregar, Kapolres Barru Willy Abdillah, Plh Sekretaris Daerah Abustan, Kepala BPKAD Barru Abu Bakar, serta sejumlah pejabat Pemkab, Suardi Saleh mengurai jika hingga saat ini belum ada warga di Barru yang terkonfirmasi positif Corona.

BACA JUGA:  Sidrap Akan "Lockdown" 80 ODP di Rusun Batulappa

Meski demikian, bukan berarti harus lengah. Tapi justru harus meningkatkan kewaspadaan dan terus berusaha semaksimal mungkin melakukan pencegahan. Apalagi, jumlah korban positif di Sulsel mengalami peningkatan.

“Kita akan berusaha semaksimal mungkin untuk mempertahankan kondisi ini (melindungi daerah kita). Strategi kita adalah bertahan. Tujuannya, agar virus Covid-19 tidak menyebar di wilayah kita,” pesannya.

Setelah melakukan pemeriksaan kelengkapan posko dan memberi pengarahan, Suardi Saleh dan pimpinan Forkopimda ikut turun langsung ke jalan memberi pemahaman kepada warga atau pengendara mengenai langkah yang dilakukan.

BACA JUGA:  Rutan Malino Sosialisasi Corona kepada Warga Binaan

Kepada pengendara, Suardi Saleh meminta untuk bisa memahami kebijakan ini yang wajib diperiksa semua sebelum masuk ke area Barru. “Ini demi kebaikan kita semua,” kata Suardi Saleh ke beberapa pengendara sambil menyemangatinya.

Selain memperketat di perbatasan Barru-Pangkep, Pemkab Barru juga berencana membuat posko yang sama di perbatasan Barru-Parepare dalam waktu dekat. Meski demikian yang harus dimaksimalkan saat ini yakni di perbatasan di Butung. Mengingat, sebagian pengendara yang melintas maupun masuk ke Barru berasal dari Kota Makassar yang mulai tercatat sebagai zona merah.