Viral Gerakan Berhenti Total 3 Hari, 10-12 April 2020

oleh

MAKASSAR – Gerakan untuk berhenti total selama 3 hari sedang viral di dunia maya. Gerakan tersebut banyak diikuti masyarakat dengan berbagai kampanye dan ajakan.

Penelusuran Beritasidrap.com, gerakan berhenti total digaungkan masyarakat. Pada info beredar itu, gerakan ini diberi nama Gotong Royong Kemanusiaan.

BACA JUGA:  Ishak Kenre: Isu Berhenti Total 3 Hari di Sidrap Itu Hoaks!

Adapun pelaksanaan Berhenti Total itu dimulai pada Jumat 10 April 2020 hingga Minggu 12 April 2020. Di mana pelaksanaan digelar serempak di Indonesia.

Beberapa kutipan menyertai kampanye yang viral itu. Seperti menyatakan bahwa “Virus Tidak Bisa Pindah Kecuali Dipindahkan. Jika Dalam 24 Jam Tidak Dipindahkan Virus Mati Sendiri”.

BACA JUGA:  Coronavirus Tips ala BNPB, Lakukan 5 Hal Ini

Meski tujuannya positif, namun kutipan ini dianggap keliru. Karena virus Corona atau COVID-19 seperti dipaparkan pakar dapat hidup lama pada manusia.

Dilansir Beritasidrap.com dari situs Suara.com, para peneliti di China telah mempelajari data dari sekitar 191 pasien corona Covid-19, termasuk 54 orang meninggal yang dirawat di Rumah Sakit Jinyintan dan Rumah Sakit Paru Wuhan.

BACA JUGA:  Peduli Corona, Stop Viralkan Video "Pasien Mengamuk"

Hasilnya, mereka menyimpulkan bahwa RNA virus bisa bertahan hidup di dalam tubuh pasien yang terinfeksi rata-rata 20 hari. Tetapi, virus corona Covid-19 juga bisa bertahan hingga 37 hari atau sekitar 5 minggu.