Ishak Kenre: Isu Berhenti Total 3 Hari di Sidrap Itu Hoaks!

oleh

SIDRAP – Berembusnya isu lockdown atau gerakan berhenti total selama tiga hari di Kabupaten Sidrap dibantah Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sidrap, Ishak Kenre. “Tidak ada (kebijakan lockdown di Sidrap),” terang Ishak melalui aplikasi pesan singkat, Rabu (8/4/2020) malam.

BACA JUGA:  Pencegahan Coronavirus: Bantu Garda Terdepan dengan Tinggal di Rumah

Ia menerangkan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Sidrap tetap fokus pada pemutusan mata rantai penularan Covid-19.

“Kami harap masyarakat tidak percaya isu itu. Yang penting dilakukan sedapat mungkin tidak keluar rumah, phsyical distancing, mengenakan masker, rutin cuci tangan dan menjaga imunitas,” paparnya.

BACA JUGA:  Update Positif Coronavirus di Indonesia, Total 4.557 per 13 April 2020

Sebelumya, sempat beredar isu akan ada lockdown di Sidrap 10 hingga 12 April. Disinyalir, hal itu dipicu beredarnya poster ajakan di media sosial untuk berhenti total selama tiga hari dalam kurun waktu itu.

BACA JUGA:  Fakta Virus Corona di Sidrap: Nol Kasus Positif Meninggal Dunia

Mengutip berbagai sumber, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menegaskan jika pemerintah tidak pernah mengeluarkan ajakan tersebut.

Bahkan, dirinya menyebut jika kabar tersebut adalah kabar bohong atau hoaks.