[Cek Fakta] Fahira Idris Nangis Minta Maaf di Bareskrim adalah Hoax

oleh

JAKARTA – Anggota DPD RI Fahira Idris membantah dirinya menangis saat mendatangi Bareskrim Polri. Menurutnya, berita yang menyebut dirinya menangis adalah hoax.

Hal itu disampaikan Fahira Idris melalui beberapa status dan komentar di sosial media. Pada judul lunk berita yang beredar, Fahira disebut minta maaf sambil menangis minta maaf oaal hoax Corona di Bareskrim.

“Duh ini lucu juga ya,… Siapa yang Hoax ya jadi nya, Saat saya datang untuk memenuhi undangan klarifikasi kemarin, ternyata ada juga viralkan saya nangis-nangis, sumbernya dari sebuah media online.. Hehe..😁😁
Tapi gak apa2 deh.. makin difitnah, makin diberitakan Hoax, ngurangin dosa kali ya.. Aamiin Ya Robbal Alamin.. πŸ™πŸ™,” isi status Fahira Idris, Minggu 8 Maret 2020.

Di akhir status, Fahira mengajak warga untuk menikmati akhir pekan ini. “Semangat pagi sahabat2ku.. Jangan lupa berakhir pekan bersama orang2 yg kita cintai..❀❀,” tutupnya.

Memang Fahira telah menjalani pemeriksaan di Bareskrim Polri terkait cuitannya soal virus Corona di Twitter. Fahira kemudian meminta maaf dan menyatakan tak ada niat membuat gaduh lewat cuitan itu.

β€œKalau ada pihak yang salah mengerti, juga ada yang tidak mengerti saya mohon maaf. Karena pasti dengan adanya postingan itu, ada yang salah mengartikan atau salah mengerti saya mohon maaf. Jadi tidak ada niat membuat gaduh, saya minta maaf bila dianggap membuat gaduh,” kata Fahira di Gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020).

Fahira Idris dilaporkan oleh Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid ke Polda Metro Jaya pada Minggu (1/3). Muannas melaporkan Fahira soal cuitan tersebut karena dianggap telah menimbulkan kegaduhan.