Penyanyi Pop Teresa Teng jadi Tema Google Doodle

oleh

Giliran ulang tahun ke-65 penyanyi pop Teresa Teng dirayakan Google Doodle.

JAKARTA – Jika lahir di era tahun 1970 hingga 1990 maka pasti pernah mendengar suara merdu penyanyi pop Mandarin, Teresa Teng. Masa itu adalah kejayaan Teresa Teng di Asia termasuk di Indonesia.

Musikalitas Teresa Teng memberikan kekuatan yang dominan dan berpengaruh di Asia sepanjang tahun 1970an dan 1980an. Teng mampu menghibur penggemarnya dengan suara merdu nan manis. Dia memiliki suara yang super melankolis. Salah satu lagunya “Five Great Asian Divas”.

Di lagu itu dia dikenal karena mendorong pendengarnya ikut terlena terbawa suasana, dan membuat air mata menetes. Popularitas Teng yang meluas juga didorong oleh kemampuannya untuk bernyanyi dalam beberapa bahasa, termasuk bahasa Mandarin, Kanton, Jepang, Indonesia, dan Inggris.

Menggugah banyak kenangan berharga masa kecil dan masa yang lebih membahagiakan, warisannya bertahan sampai hari ini. Doodle hari ini Senin 29 Januari 2018 memberi penghormatan kepada salah satu lagu Teng yang paling terkenal, “The Moon Represents My Heart.”

Teresa Teng juga memiliki beberapa lagu dalam bahasa Indonesia. Sebut saja diantaranya yang populer “Dayung Sampan”, “Cinta Suci”, “Sekuntum Mawar Merah” atau “Mimpi Sedih”.

Teresa Teng meninggal dunia akibat serangan asma akut ketika sedang berlibur di Chiang Mai, Thailand, dalam usia 42 tahun, pada tanggal 8 Mei 1995. Ia dimakamkan bagai seorang pahlawan di Taiwan, dengan bendera Taiwan menutupi peti matinya. Presiden Taiwan saat itu, Lee Teng-hui, menghadiri pemakamannya.

Selamat ulang tahun ke-65, Teresa Teng! 29 Januari 1953-2018.