Edy Basri : PWI Sidrap-Enrekang Butuh Lompatan-lompatan Besar

oleh

SIDRAP – Bakal calon Ketua PWI Sidrap-Enrekang, Edy Basri mengatakan bahwa PWI Sidrap-Enrekang ke depan, butuh lompatan-lompatan besar

Menurut Jurnalis Harian FAJAR itu, ketua baru PWI Sidrap-Enrekang, di masa datang, harus lebih terbuka dan tranparan serta memiliki jaringan yang luas

Nahkoda PWI Sidrap-Enrekang ke depan, juga harus agresif dan inovatif serta bisa membuka kran bagi stakeholder dalam rangka percepatan visi besar PWI Sidrap dan Enrekang

“Bagaimana pun, PWI Sidrap-Enrekang ini, harus bangkit. Olehnya, kita butuh lompatan-lompatan besar untuk kemajuan organisasi,” ujar Edy Basri, Rabu, 20 November 2019

Dikatakan, organisasi PWI Sidrap-Enrekang dengan kondisi kekinian, butuh terobosan-terobosan baru. Diperlukan kekompakan, serta rencana-rencana kerja yang berkualitas agar lembaga tersebut menjadi lebih kuat

“Karenanya, bila kelak saya mendapatkan amanah itu, saya akan mendorong teman-teman untuk bisa melakukan semua itu. Nantinya, semua aspek tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, ego pribadi atau sektoral harus diruntuhkan,” kata Edy Basri

Edy Basri juga mengatakan, masa kepengurusan PWI Sidrap-Enrekang sangat singkat. “kalau tidak salah tiga tahun saja, karena itu, pengurus harus bisa berjalan cepat, merencanakan dan mengeksekusi rencana-rencana kerja,” paparnya

Terlepas dari semua itu, tambahnya, pimpinan dan pengurus PWI-Enrekang ke depan, juga sudah harus memikirkan kelangsungan lembaga dan kesejahteraan anggotanya

Ke depan, pimpinan PWI Sidrap-Enrekang yang baru, sudah mesti memikirkan pengadaan sekretariat. Paling tidak, ada ‘rumah besar’ sementara untuk pengurus, selanjutnya, memikirkan pengadaan tanah dan bangunan sekretariat secara permanen.

“Jadi ada banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus dikerjakan PWI Sidrap-Enrekang. Belum lagi bagaimana pengurus baru juga harus memperhatikan peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui pelatihan-pelatihan dan lain sebagainya,” akunya.

Untuk hal itu, hemat Edy Basri, maka pola-pola lama harus ditinggalkan. Seluruh anggota PWI Sidrap dan Enrekang ke depannya, harus bersatu, tinggalkan sekat-sekat dan cepat beradaptasi dengan cara-cara baru yang akan dilakukan (*)