Terobosan, PAMMASE Siapkan Program RS Berjalan 24 Jam “Oto Dottoro”

oleh

WAJO – Pasangan Amran Mahmud-Amran SE (PAMMASE) sudah menyiapkan program terobosan baru dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Program prioritas bila diamanahkan memimpin Kabupaten Wajo lima tahun ke depan akan menghadirkan layanan Rumah Sakit berjalan.

Program Oto Dottoro ini merupakan bentuk kesigapan pemerintah dalam melayani warganya yang membutuhkan tindakan medis. Sebuah mobil disulap seperti ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD). Peralatan medisnya pun demikian. Plus dilengkapi dokter, bidan dan perawat.

Mobil Unit Khusus Gawat Darurat (UK-GD) akan meluncur ke rumah warga bagi yang membutuhkan penanganan medis secepatnya. “Oto Fottoro ini dilengkapi peralatan medis canggih sehingga penanganan medis dapat dilakukan di tempat seperti proses persalinan, korban kecelakaan, dan pasien-pasien yang membutuhkan penanganan medis sesegera mungkin,” ucap Amran Mahmud, Rabu (24/1/2018).

Program ini juga terlahir atas serapan aspirasi warga dari kunjungan sosialisasi PAMMASE di 14 kecamatan Kabupaten Wajo. Warga selalu curhat tentang pelayanan kesehatan yang tidak pro-rakyat.

Salah satunya tentang program denda uang yang dikenakan kepada pasien apabila tidak mendapat penanganan di puskesmas atau rumah sakit. Misalnya melahirkan di rumah, dendanya berkisar Rp 3-5 juta.

“Istri saya melahirkan di kendaraan. Sesampainya di puskesmas, kami didenda karena ada aturan bahwa ibu hamil harus melahirkan/ditangani oleh bidan di puskesmas/rumah sakit,” keluh seorang warga kepada PAMMASE.

Atas dasar itulah, PAMMASE membuat program Oto Dottoro sebagai solusi keresahan masyarakat dalam pelayanan kesehatan di Wajo.

“Oto Dottoro ini merupakan rumah sakit berjalan yang standby 24 jam untuk melayanani masyarakat,” pungkas Amran Mahmud.