Pekan Raya Sulsel 2019, Palekko Makanan Khas Sidrap Menjadi Primadona

oleh

MAKASSAR – Pemkab Sidrap merupakan Salah satu Stand yang ramai dikunjungi masyarakat pada Pekan Raya Sulsel 2019 yang berlangsung di Celebes Convention Center (CCC) Makassar, dan berlangsung dari 17-20 Oktober 2019

Pekan Raya Sulsel ini dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Sub Bidang Hukum & Politik, H. Mustari Soba.

PT. Wahyu Promo Citra di dukung oleh Pemprov Sulsel dan Dinas Kebudayaan dan pariwisata Pemprov Sulsel sebagai pelaksana Pekan Raya Sulsel 2019 ini merupakan rangkaian dari Hari Jadi Sulawesi Selatan yang ke-350 sekaligus merupakan agenda tahunan pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan.

Khusus Stand Kabupaten Sidrap, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata yang didukung oleh Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Pertanian serta dinas perindag dan perindustrian Sidrap menjadi salah satu Stand yang mengisi kegiatan Pekan Raya Sulsel 2019

Stand Pemkab Sidrap hadir dengan memperkenalkan pesona Pariwisata Kincir angin serta destinasi wisata lainnya yang ada di Kabupaten Sidrap.

Selain memperkenalkan pesona pariwisata di Sidrap, juga menampilkan produk-produk ungulan hasil kerajinan asal Kabupaten Sidrap seperti parang dan pisau dapur dari massepe, batu cobek dari desa allakuang.

Sementara pruduk olahan makanan khas diantaranya palekko yang juga sebagai primadona pada Stand Sidrap

Stand Sidrap ini banyak dikunjungi para pengunjung Pekan Raya Sulsel 2019, mereka datang ingin membeli untuk merasakan olahan makanan khas sidrap ini

Terlihat juga bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali dan sekda Pangkep berkunjung ke Stand sidrap

“Seperti yang kita lihat ini olahan Palekko ludes kita suguhkan untuk tamu pengunjung, dan menjadi primadona oleh pengunjung pada stand kabupaten Sidrap” Ucap Kabid Pariwisata Dispora Sidrap Yasmin. SE

Lebih lanjut Yasmin mengatakan kegiatan Pekan Raya Sulsel ini diikuti seluruh Kabupaten/Kota se-Sulsel

“Kegiatan ini dimanfaatkan seluruh kabupaten sebagai wadah untuk memperkenalkan potensi wisata dan produk kerajinan khas daerah masing-masing” Tandasnya