Rahman: Ada Bukti, Ada Warga Terima Spanduk FATMA dari Syarlop

oleh

PANGKAJENE – Kepala Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dissosdukcapil) Kabupaten Sidrap, Syaharuddin Laupe tertangkap basah oleh warga diduga mengampanyekan salah satu pasangan calon bupati. Lantaran curiga dengan gerak-geriknya, warga dan tim paslon Doamu membuntuti pria yang akrab disapa Syarlop itu di Mampise, Desa Betao Riase, Kecamatan Pitu Riawa, Sidrap, Selasa (10/4/2018).

“Kami sangat curiga dia membawa alat peraga paslon dan sembako. Sehingga kami tangkap,” kata Rahman, warga yang ikut menangkap Syarlop.

Untuk mengungkap dugaannya terhadap Syarlop, kata Rahman, tak mudah. Dia sempat kabur sehingga dikejar warga dan tim Doamu hingga kantor desa.

“Kita kejar sampai di kantor Desa. Sempat melawan terjadi saling tarik. Tapi pas dibuka bagasi mobil ternyata memang ada spanduk FATMA,” tegasnya. Tambah Rahman, penggeledahan itu disaksikan warga dan beberapa orang sekutar kantor desa.

Dari penjelasan Rahman, sejumlah warga mengaku telah menerima spanduk bergambar Fatma dengan nama Jaringan 26 Community dari Syarlop. “Ada buktinya. Ada yang terima spanduk begitu dari Syaharuddin Laupe,” ungkap Rahman.

Setelah heboh pemberitaan penangkapan, Syarlop kepada beberapa media mengaku dijebak. “Toh, pendukung DoaMu yang menggeledah mobil saya waktu itu,” lontarnya. “Intinya, saya sedang tugas dinas dan menyerahkan bantuan sosial. Tidak melakukan kampanye,” kata Syarlop dilansir Beritasidrap.com dari halaman situs Rakyatku.com.

Juru Bicara Doamu Syamsul Bahri mengapresiasi tindakan warga dan tim yang menahan dan menangkap Syarlop. Menurutnya warga sudah geram dengan dugaan keterlibatan Syarlop mendukung salah satu calon di Pilkada Sidrap.

“Ini operasi warga dan tim doamu. Panwaslu harus mengusut tuntas karena sudah jelas ada spanduk tim Fatma di mobil dinas. Beliu sudah mencederai komitmen pemerintah untuk menciptakan pilkada sehat di Sidrap,” tegasnya.