TPN XII di Sidrap: Dorong Transformasi Guru, Wujudkan Generasi Unggul

oleh

Sidrap, Beritasidrap.com – Suasana Hutan Kota Monumen Ganggawa (Mogan), Kelurahan Lakessi, Kecamatan Maritengngae, tampak semarak dengan digelarnya Temu Pendidik Nusantara (TPN) XII.

Ajang tahunan ini menjadi wadah kolaborasi dan refleksi bagi para pendidik dari berbagai penjuru, termasuk Kabupaten Sidrap.

Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, yang hadir didampingi Wakil Bupati Nurkanaah, menegaskan komitmennya dalam memajukan pendidikan daerah.

Ia menekankan pentingnya transformasi guru sebagai pilar utama untuk melahirkan generasi unggul dan berprestasi di Sidrap.

“Guru-guru kita sudah hebat, tinggal kita dorong untuk lebih progresif dalam membina anak-anak menjadi generasi cerdas dan bermental pemimpin,” ujar Syaharuddin.

Turut hadir dalam kegiatan ini tokoh-tokoh penting, antara lain Kajari Sidrap Sutikno, Plt Kadis Pendidikan Sirajuddin, Kadis Dispora Patriadi, serta pendiri Sekolah Cikal dan Sekolah Murid Merdeka, Najelaa Shihab. Hadir pula ratusan kepala sekolah dan guru dari jenjang SD hingga SMA se-Sidrap.

Syaharuddin menyampaikan bahwa pendidikan merupakan prioritas utama Pemkab Sidrap. Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperhatikan kesejahteraan guru dan membuka ruang inovasi bagi para kepala sekolah.

Tak hanya itu, Sidrap juga terpilih sebagai salah satu dari 36 kabupaten se-Indonesia yang mendapatkan program Sekolah Rakyat dari pemerintah pusat dengan total anggaran Rp210 miliar.

“Ini adalah peluang besar bagi anak-anak Sidrap untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih merata dan berkualitas,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Guru Nusantara, Rahmat, menyampaikan bahwa TPN XII digelar untuk menjadi ruang berbagi praktik baik, mendengar suara para guru, serta memperkuat kolaborasi antarpendidik demi peningkatan mutu pendidikan nasional.

“Ini menjadi contoh inspiratif di Sulawesi Selatan, karena guru-guru dari daerah lain datang dan belajar bersama di Sidrap,” ungkap Rahmat.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, juga akan digelar Lomba Cerdas Cermat Guru yang melibatkan 141 tim, serta berbagai penampilan seni dari siswa dan guru se-Sidrap.

“Kami ingin membangun ekosistem kolaboratif agar pendidikan di Kabupaten Sidrap terus melaju ke arah yang lebih baik,” tutup Rahmat.