Beritasidrap.com – Pemerintah Indonesia memberikan penghormatan tertinggi kepada prajurit Tentara Nasional Indonesia atau TNI yang gugur dalam misi perdamaian Lebanon.
Prajurit tersebut adalah Farizal Rhomadhon yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon atau UNIFIL.
Ia menjabat sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kompi Markas Yonif 113/JS saat menjalankan tugas internasional.
Insiden serangan di Lebanon Selatan juga menyebabkan tiga prajurit TNI lainnya mengalami luka.
Pemerintah Pastikan Penghormatan dan Pemulangan Jenazah
Menteri Luar Negeri, Sugiono, menegaskan penghargaan atas pengabdian prajurit yang gugur.
“Kami memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada prajurit yang gugur dalam menjalankan tugas,” ujarnya.
Sugiono menyatakan para prajurit telah menunjukkan profesionalisme tinggi dalam menjalankan misi perdamaian dunia.
Ia menilai pengabdian tersebut tidak hanya membawa nama baik bangsa, tetapi juga berkontribusi pada misi kemanusiaan global.
Pemerintah memastikan proses pemulangan jenazah akan dilakukan secepatnya ke tanah air.
“Kami menugaskan Kedutaan Besar di Beirut untuk memonitor kondisi prajurit dan menyiapkan pemulasaraan jenazah,” tegasnya.
Selain itu, pemerintah Indonesia mendorong investigasi menyeluruh atas insiden serangan tersebut.
Langkah tersebut ditempuh melalui jalur diplomasi untuk menekan eskalasi konflik di kawasan.
Sugiono juga meminta seluruh pihak menahan diri guna mencegah kekerasan lanjutan.
“Meminta investigasi penuh dari UNIFIL serta mendorong semua pihak melakukan deeskalasi,” pungkasnya. ***
