Jika Pemenang Pilpres 2024, Anies-Muhaimin (AMIN) Salurkan KUR Lewat Koperasi

- Editor

Kamis, 1 Februari 2024 - 12:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN)

Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN)

Jakarta, Beritasidrap.com – Salah satu layanan keuangan yang ringan dan merakyat adalah kredit usaha rakyat atau KUR.

KUR saat ini disalurkan hanya melalui perbankan yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia.

Sejalan dengan itu, Tim Pemenangan Nasional Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN) berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan petani, peternak, nelayan, dan pelaku usaha mikro dan kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satunya melalui kemudahan akses kredit/pembiayaan dengan bunga kompetitif serta subsidi bunga dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) melalui kredit usaha rakyat (KUR).

Selain itu, khusus untuk kredit usaha rakyat (KUR) yang berlaku saat ini, paslon nomor urut 1 Anies-Gus Imin (AMIN) akan memprioritaskan kepada petani, peternak, nelayan, dan usaha mikro. Pasalnya, keempat sektor ini menyerap tenaga kerja signifikan.

Sektor pertanian dan kelautan mempekerjakan sekitar 30% tenaga kerja. Namun, justru menjadi simpul kemiskinan. Demikian juga dengan usaha mikro dan koperasi yang semestinya menjadi motor kesejahteraan masyarakat, belum mampu berperan optimal.

Baca Juga:   Viral Upaya Bunuh Diri, Seorang Pria Lompat di Flyover Citraland

Prof. Awalil Rizky, Dewan Pertimbangan Timnas AMIN, menegaskan bahwa AMIN berkomitmen untuk mempermudah akses kredit untuk petani, nelayan, peternak, dan usaha mikro. Salah satunya dengan mendorong penyaluran sebagian KUR melalui koperasi.

“Menyalurkan KUR melalui koperasi. Mereka itu, petani, nelayan, peternak, usaha mikro, tidak hanya butuh kredit, tetapi juga penguatan dan pendampingan. Penguatan dan pendampingan ini perlu dipertegas jangan sampai mematikan inisiatif yang telah mereka rintis selama ini,” ujar Prof. Awali dalam konferensi pers Forum Gerakan Rakyat tentang “Strategi Penyaluran KUR Melalui Koperasi untuk Petani, Nelayan, Peternak, dan usaha mikro”, di Sekretariat Koalisi Perubahan, Brawijaya X, Rabu (31/1/2024).

Dia menilai jika KUR seluruhnya hanya disalurkan melalui perbankan, maka tidak mungkin terjadi pendampingan dan penguatan yang efektif. Oleh sebab itu, perlu perubahan dalam penyaluran KUR, salah satunya sebagian dilakukan melalui koperasi. “Kami hanya memindah [KUR ke koperasi] saja. KUR untuk mereka [petani, nelayan, peternak, dan usaha mikro] kecil sekali. Concern AMIN bukan hapus subsidi bunga [KUR], justru menambah akses pembiayaan salah satunya melalui koperasi.”

Baca Juga:   Ini Dia Update Hasil Quick Count Pilpres 2024, Ada LSI dan Indikator

Bahkan, dalam visi, misi, dan programnya, AMIN juga berkomitmen melakukan reformasi kebijakan untuk memungkinkan para pekerja informal mendapatkan akses kredit dari lembaga keuangan. Kemudian, meningkatkan fungsi intermediasi perbankan, di antaranya dengan mendorong perbankan, khususnya bank BUMN untuk memperbaiki efisiensi operasional menuju suku bunga kredit yang kompetitif.

Bahkan, AMIN berkomitmen mewujudkan koperasi sebagai motor penggerak pertumbuhan dan pemerataan ekonomi. “Jadi memindah sebagian KUR untuk disalurkan melalui koperasi, itu sangat powerfull dalam penguatan koperasi. Sasaran utama KUR adalah petani, nelayan, peternak, dan usaha mikro.”

Rino Sadanoer, pakar koperasi, menjelaskan bahwa paradigma tentang koperasi perlu diubah, yaitu bukan lagi sebagai korban atau lembaga yang perlu dikasihani.

“Sudah tepat KUR disalurkan melalui koperasi. 100% sumber KUR dari bank. Persyaratan bank harus dipenuhi, seperti kolateral. Kemudian concern pendampingan juga tepat sekali,” kata Rino.

Baca Juga:   Siap Bertarung di Pilpres, Tiga Balon Capres-Cawapres Lolos Pemeriksaan Kesehatan

Di sisi lain, Rino mengingatkan agar jangan sampai bantuan eksternal merusak prinsip yang dipegang koperasi selama ini. “KUR tidak efektif melalui bank, karena proses bisnis bank tidak disertai pendampingan, beda dengan koperasi. Jika KUR melalui koperasi, maka proses pendampingan [terhadap kreditur] akan efektif.”

Mukti Asikin, pakar koperasi, mengatakan bahwa hal terpenting adalah mengembalikan posisi koperasi sebagai pemain yang setara dengan pelaku ekonomi lainnya. “Saya berharap agar Anies mengusung perubahan dengan memberikan iklim kondusif dan lapangan permainan yang adil untuk koperasi, itu saja.” katanya. ***

Berita Terkait

Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara, Panglima TNI Harap Polri Terus Memberikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat
Jokowi Apresiasi Polri Luncurkan Sistem OSS Perizinan Event
Heboh, Raffi Ahmad dan Jeje Berpasangan di Pilkada Bandung Barat, Jawa Barat
Menhan Prabowo Subianto Terima Penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama Polri
13.949 Orang Papua Minat Mengabdi Pada Bangsa Menjadi Anggota Polri
Kapolri Bentuk Timsus Lindungi dan Kawal Hak Buruh di Aksi May Day
Sertijab Dipimpin Kapolri, Brigjen Dwi Irianto Resmi Jabat Kapolda Sultra
7 Anggota Jajaran Humas Polri Terima Penghargaan Nilai Sertifikasi Kompetensi Terbaik

Berita Terkait

Minggu, 30 Juni 2024 - 19:24 WITA

Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara, Panglima TNI Harap Polri Terus Memberikan Pelayanan Terbaik ke Masyarakat

Selasa, 25 Juni 2024 - 10:22 WITA

Jokowi Apresiasi Polri Luncurkan Sistem OSS Perizinan Event

Sabtu, 22 Juni 2024 - 12:33 WITA

Heboh, Raffi Ahmad dan Jeje Berpasangan di Pilkada Bandung Barat, Jawa Barat

Jumat, 21 Juni 2024 - 02:51 WITA

Menhan Prabowo Subianto Terima Penghargaan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama Polri

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:52 WITA

13.949 Orang Papua Minat Mengabdi Pada Bangsa Menjadi Anggota Polri

Berita Terbaru

Sepakbola

Juara Copa America 2024, Argentina Hattrick Trofi Beruntun

Senin, 15 Jul 2024 - 13:41 WITA

Sepakbola

Inggris Gagal Lagi, Spanyol Angkat Tropy Euro 2024

Senin, 15 Jul 2024 - 07:16 WITA