Operasi Pasar Murah Digelar di Kulo Sidrap

oleh

Beritasidrap.com – Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang menggelar operasi pasar murah di halaman Kantor Kecamatan Kulo pada Senin untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dari pasaran.

Kegiatan tersebut diselenggarakan melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sidrap dengan melibatkan Perum Bulog serta dukungan Pemerintah Kecamatan Kulo.

Program ini menjadi upaya pemerintah daerah dalam menekan gejolak harga pangan sekaligus menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Operasi Pasar Murah

Pantauan di lokasi menunjukkan warga mulai berdatangan sejak pagi untuk mengantre mendapatkan bahan pokok yang dijual dengan harga lebih ringan.

Petugas dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian bersama aparat kecamatan terlihat mengatur jalannya distribusi agar pelayanan kepada masyarakat tetap tertib.

Sejumlah komoditas pangan yang disediakan dalam kegiatan tersebut antara lain beras SPHP yang dijual seharga Rp57.500 per sak.

Selain itu tersedia gula merek Manis Kita dengan harga Rp17.500 per kilogram serta gula pasir polos yang dipasarkan Rp15.000 per liter.

Minyak goreng Befood juga dijual dengan harga Rp19.000 per liter, sedangkan Minyak Kita dipatok Rp15.500 per liter.

Tepung terigu merek Kompas turut disiapkan dengan harga Rp10.500 per kilogram untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat.

Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sidrap, Irwin Hatibu, menyebut pasar murah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat.

“Pasar murah ini adalah bentuk kehadiran pemerintah untuk memastikan masyarakat tetap bisa mengakses kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, khusus di wilayah Kecamatan Kulo,” ujar Irwin Hatibu.

Pemerintah Kabupaten Sidrap berharap sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, dan pemerintah kecamatan dapat meredam lonjakan harga kebutuhan pokok di tengah masyarakat.

Langkah ini juga diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran rumah tangga warga, terutama bagi masyarakat yang tinggal di wilayah pedesaan.