Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Malake dan Groundbreaking Jalan Sidrap–Soppeng

oleh

Beritasidrap.com — Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman berkunjung ke Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Selasa (23/12/2025) siang. Kunjungan tersebut dirangkaikan dengan groundbreaking pembangunan jalan penghubung Sidrap–Soppeng serta peresmian Jembatan Malake di Kelurahan Wettee, Kecamatan Panca Lautang.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman menegaskan pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar arus transportasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Sidrap dan Wajo.

“Pembangunan infrastruktur ini bertujuan memperlancar akses transportasi, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta meningkatkan kesejahteraan warga di kedua kabupaten,” ujar Andi Sudirman.
Ia berharap keberadaan jembatan dan jalan tersebut dapat mempercepat mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi regional secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas terlaksananya groundbreaking jalan penghubung Sidrap–Soppeng serta peresmian jembatan Sidrap–Wajo.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Sidrap, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Gubernur atas dukungan nyata dalam pembangunan infrastruktur strategis ini,” kata Syaharuddin.
Ia juga berharap jembatan tersebut dapat dimanfaatkan dan dijaga bersama oleh masyarakat agar memberikan manfaat jangka panjang bagi Kabupaten Sidrap dan Kabupaten Wajo.

Peresmian tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Sidrap Nurkanaah, Ketua DPRD Sidrap Takyuddin Masse, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong, Dandim 1420/Sidrap Letkol Inf Zulhakim Asdar, Kajari Sidrap Adhy Kusuma Wibowo, serta Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan Andi Ihsan.

Hadir pula Bupati Pinrang Irwan Hamid, Sekda Sidrap Andi Rahmat Saleh, Sekda Tana Toraja Rudhy Andi, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, camat, kepala desa dan lurah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta warga setempat.