Beritasidrap.com – IPM Sidrap naik dari 74,81 pada 2024 menjadi 75,49 setelah 10 bulan masa kepemimpinan.
“Kita bekerja hasilnya kita naik dari 74,81 menjadi 75,49,” ucapnya.
Ia menjelaskan sektor kesehatan memberikan kontribusi sekitar 84 persen terhadap IPM.
Sementara sektor pendidikan disebut masih perlu ditingkatkan dengan kontribusi sebesar 64,28 persen.
Dalam bidang kesejahteraan sosial, Syaharuddin menyampaikan penurunan angka kemiskinan daerah.
Persentase penduduk miskin Sidrap tercatat turun menjadi 4,91 persen.
Angka tersebut menjadi yang terendah di tingkat kabupaten di Sulawesi Selatan.
Di sektor ekonomi, Syaharuddin menyebut pertumbuhan Produk Domestik Regional Bruto Sidrap menunjukkan kinerja terbaik pada triwulan II–III 2025 di Sulsel.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan produksi pertanian dan peternakan.
“Produksi telur kita meningkat dari 447 ribu ton menjadi 556 ribu ton,” jelasnya.
Ia juga menyebut stok beras Sidrap mencapai 319 ribu ton.
Capaian tersebut menempatkan Sidrap sebagai salah satu lumbung beras nasional.
Menutup sambutannya, Bupati Sidrap menyampaikan apresiasi kepada guru, peserta didik, dan OPD yang berprestasi.
Ia memastikan penghargaan akan diberikan pada peringatan hari jadi Kabupaten Sidrap mendatang.
